Warning: Parameter 1 to wp_default_scripts() expected to be a reference, value given in /home/dotcom/www/koran-o/wp-includes/plugin.php on line 580

Heboh Sumbang ASI

SEMARANG—Seorang ibu rumah tangga di Kota Semarang, Ervian Ikhe Widowati, mendadak menjadi bahan perbincangan di media sosial Facebook. Hal itu tak terlepas dari idenya untuk mendonasikan air susu ibu (ASI) perah miliknya secara cuma-cuma kepada para bayi yang membutuhkan.
Melalui dinding sebuah grup Facebook warga Kota Semarang, MIK Semar, perempuan yang akrab disapa Ikhe itu mengaku ingin mendonasikan ASI karena stok yang melimpah.
“Selama pagi lur… Saya berniat mendonorkan ASI perah anak saya bagi bayi-bayi yang benar membutuhkan ASI [ibu bayi tidak bisa menyusui karena alasan medis, ibu bayi meninggal dunia, bayi prematur]. Berikut data diri saya, saya ibu dari bayi perempuan usia 9 bulan, muslim, sehat dibuktikan dengan general check up, tidak merokok, tidak alergi, mengonsumsi makanan halal, domisili di Semarang, kantor di Demak. Alasan [ASI] didonorkan karena anak saya tidak sanggup menghabiskan stok ASI yang ada di freezer khusus ASIP dan kulkas dua pintu. Bagi yang membutuhkan ASI perah bisa langsung menghubungi saya di WA 082225701550 /inbox,” tulis Ikhe dengan akun Facebook Ikhe Widowati di dinding grup MIK Semar, Selasa (11/4).
Pernyataan Ikhe itu pun langsung mendapat reaksi beragam dari pengguna internet yang menjadi member MIK Semar. Mayoritas dari mereka mengaku salut dengan keputusan Ikhe yang membagikan ASI karena stok yang berlimpah.
Semoga barokah bu, mangga dibantu share siapa tahu ada yang butuh ASI,” respons pengguna akun Facebook, Arief Kurniawan.
Meski banyak yang memuji tidak sedikit pula yang memberi saran pada Ikhe agar mendonasikan ASI kepada bayi yang berjenis kelamin sama dengan bayinya, yakni perempuan.
Alasannya karena bayi yang mengonsumsi ASI Ikhe nanti akan menjadi saudara sepersusuan sehingga saat besar haram hukumnya menikah dengan anak-anak Ikhe.
Terkait banyaknya tanggapan, Ikhe terkejut. “Baru kali ini postingan saya di FB mendapat komentar banyak, tembus 600, biasanya Cuma 50 komentar,” ujar Ikhe saat dihubungi Solopos.com, Selasa (25/4) lalu.
Perempuan yang tinggal di Jl. Gayamsari Gang I Nomor 1, Kecamatan Gayamsari, Semarang itu mengaku tidak punya niat lain dalam mengunggah tulisan itu. “Niat saya cuma ingin berbagi karena stok ASI saya melimpah. Daripada mubazir mending saya bagikan kepada bayi yang membutuhkan. Tapi saya juga selektif membagikan. Saya ingin yang minum ASI saya perempuan, sama dengan bayi saya,” katanya. (JIBI)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>