Magis & Nyawa Berlapis The Baggies

Sebulan lalu, pendukung West Bromwich Albion (WBA) bakal tersenyum kecut ketika ditanya soal peluang tim favorit mereka bertahan di Liga Premier. Maklum, WBA memang hancur-hancuran setelah dipermalukan Burnley 1-2 di The Hawthorns, 31 Maret.
Kekalahan kesembilan beruntun The Baggies di Liga Premier itu membuat mereka kian terperosok ke dasar klasemen. Dengan selisih 10 poin dari Crystal Palace di posisi aman (peringkat ke-17), bayang-bayang degradasi makin nyata karena musim tinggal menyisakan lima laga. Alan Pardew pun didepak, diganti eks pemain WBA yang kini menjabat karteker pelatih, Darren Moore.
Entah magis apa yang ditularkan pelatih keling itu pada Chris Brunt dkk. Menangani tim sejak pekan ke-33, The Baggies belum pernah kalah di lima laga terakhir. Deretan keajaiban pun terus bermunculan seperti saat mengalahkan Manchester United 1-0 dan menahan imbang Liverpool dengan skor 2-2. Hasil positif itu membuat WBA selalu lolos dari ancaman degradasi dini.
Akhir pekan ini, WBA kembali lepas dari “malaikat maut” seusai menaklukkan tim kuat Tottenham Hotspur dengan skor 1-0, Sabtu (5/5) malam WIB. Gol tunggal Jack Livermore di menit ke-91 membuat 20.000 fans yang memadati The Hawthorns bergemuruh. Jika saja laga itu berakhir imbang, WBA sudah pasti angkat koper dari Liga Premier. Kemenangan ini membuat poin WBA menjadi 31, tinggal selisih dua poin dari Swansea di posisi aman karena Swansea justru menyerah 0-1 dari Bournemouth. Secara matematis, WBA masih bisa menggusur Swansea karena masih punya satu laga tersisa.
Meski demikian kemenangan atas Spurs sejatinya tak berarti apa-apa jika rival lain WBA di zona merah, Southampton, sukses membekuk Everton Minggu (6/5) dini hari WIB. Kemenangan akan membuat poin Soton menjadi 35, mustahil dikejar WBA. Fans The Baggies seperti sudah pasrah saat Soton unggul 1-0 hingga menit ke-95 lewat gol Nathan Redmond. Namun mukjizat kembali menghampiri The Baggies saat gelandang Everton, Tom Davies, menyamakan kedudukan di menit ke-96. Skor 1-1 membuat poin Soton terpaku di 33, sama dengan Swansea. WBA pun secara dramatis kembali lolos dari lubang jarum. “Kami selalu memegang spirit tak pernah mati. Itu yang membuat kami bertahan hingga saat ini,” ujar Jack Livermore, dilansir ESPN.
Karteker WBA, Darren Moore, mengaku menghadapi setiap laga dengan komitmen dan kebanggaan. “Ditambah kerja keras, hasil positif akan mengikuti,” ujarnya dilansir BBC. (JIBI)

 

Chrisna Chanis Cara