PENGGEMAR STAR WARS 501st Legion Tebarkan Amal Kebajikan

Tanggal 4 Mei dirayakan sebagai Hari Star Wars oleh para penggemar saga ini. Pengucapan tanggal ini dalam bahasa Inggris mirip dengan satu kutipan paling populer di Star Wars,”May the Force be with you.”
Ada banyak komunitas penggemar Star Wars, salah satu yang paling dikenal—dan bahkan mendapat pengakuan Lucasfilm—adalah 501st Legion.
Anggotanya kini sudah mencapai 13.000 orang dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Seperti komunitas Star Wars lainnya, kegiatan 501st Legion juga banyak berkutat pada cosplay.
Tak terbatas pada itu, 501st Legion juga banyak melakukan kegiatan amal. ”Tahun lalu kami mendonasikan US$250.000 untuk Make A Wish Foundation di seluruh dunia,” tutur pendiri 501st Legion, Albin Johnson, dalam wawancara telepon dengan sejumlah media di Indonesia pada Kamis (3/5).
Para anggota komunitas ini kerap menghibur pasien anak-anak dengan mengenakan kostum Star Wars, terutama Stormtroopers. Ini adalah satu hal yang menarik karena Stormtroopers dikenal sebagai antagonis dalam saga Star Wars.
Hal ini sesuai dengan moto aktivitas 501st Legion tersebut, yakni ”Bad Guys Doing Good” alias si penjahat melakukan kebaikan. ”Penjahat biasanya dilihat sebagai sosok yang keren. Biasanya anak-anak masa kini tertarik pada sosok jahat dan berpikir kenapa aku enggak bertindak jahat saja. Saya melihat cukup menarik untuk memperlihatkan kepada anak-anak tentang para penjahat yang melakukan kebaikan,” kata dia.
Salah satu kenangan paling berkesan untuk Albin selama terlibat di 501st Legion adalah saat putri kecilnya, Katie, menderita kanker. Ia merasa perhatian yang diberikan oleh para anggota komunitas ini begitu berlimpah.
Dibuatlah sebuah droid spesial berwarna pink, R2-KT, untuk menemani Katie pada hari-hari terakhirnya. R2-KT pernah menjadi cameo dalam film Star Wars: The Force Awakens dan dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk menghibur pasien anak.
Kegiatan amal ini bukan menjadi tujuan awal dan utama dibentuknya 501st Legion. Awalnya adalah kecelakaan yang menyenangkan. Saat membantu orang yang dalam kesulitan, kita akan ikut merasa bahagia.
”Karena kita ingin tetap merasakan hal itu, kita terus melakukannya. Legion di seluruh dunia merasa bahagia, terutama saat bisa membantu masyarakat lokal di tempat masing-masing,” tutur Albin. (liputan6.com)