RAZIA PEKAT Asyik Pesta Miras, Pelajar Diciduk Polisi

WONOGIRI—Delapan orang remaja, sebagian di antaranya pelajar, terjaring razia polisi saat menggelar pesta minuman keras (miras), Sabtu (5/5), di sekitar Waduk Tandon, Kecamatan Selogiri, Wonogiri.
Kasubbag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto mewakili Kapolres Wonogiri Robertho Pardede kepada Koran Solo, Minggu (6/5), mengatakan kegiatan patroli yang dilakukan pada Sabtu itu berhasil menangkap delapan remaja yang kedapatan minum miras jenis ciu.
Polisi menangkap AP, 16, pelajar, warga Kecamatan Wuryantoro, DP, 15, pelajar, warga Kecamatan Wuryantoro, RH, 18, pelajar, warga Kecamatan Wuryantoro, IF, 17, pelajar, warga Kecamatan Wuryantoro, Galih Yulian, 19, swasta, warga Kecamatan Wuryantoro. Dari hasil pemeriksaan, lima remaja ini positif telah mengonsumsi ciu. Sedangkan SC, 15, pelajar, warga Kecamatan Selogiri negatif mengonsumsi miras jenis ciu.
Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menangkap Aldilla Winda, 18, wiraswasta, dan DR, 16, pelajar. Kedua perempuan warga Kecamatan Selogiri tersebut negatif mengonsumsi miras. “Kasat Sabhara AKP Suyono memberikan pembinaan kepada anak-anak yang mengonsumsi ciu, lantas mereka dikembalikan ke rumah orang tua masing-masing namun akan kembali lagi (Polres Wonogiri) bersama orang tuanya,” ujar AKP Hariyanto.
Selain menangkap para remaja yang kedapatan pesta miras, aparat juga menyasar penjual minuman beralkohol tanpa izin. Hasilnya di toko milik Susana Susi, Jetis, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri, polisi berhasil menyita minuman keras jenis bir dan anggur sejumlah 244 botol. (Ichsan Kholif Rahman)