WISATAWAN TENGGELAM Pantai Gunungkidul Makan Korban

GUNUNGKIDUL—Laka laut kembali terjadi di objek wisata Pantai Baron dan Sepanjang, Gunungkidul, DIY, Sabtu (5/5).

Dua wisatawan harus mendapat pertolongan Tim SAR Wilayah II Pantai Baron karena terperosok ke dalam palung serta sempat hanyut hingga tengah laut di dua pantai yang masuk di wilayah Desa Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, tersebut.
Sekretaris Tim SAR Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kata Suris, peristiwa itu menimpa Gestri Sofiyantono,15, warga Weru, Sukoharjo, yang mengalami laka laut di Pantai Sepanjang pukul 11.30 WIB.
“Kaki korban sempat terperosok ke dalam palung. Sebelumnya korban bermain terlalu ke tengah dan tidak sadar gelombang besar datang,” kata Suris.
Di hari yang sama tapi lokasi berbeda yakni di Pantai Baron, kejadian serupa menimpa Aidyah, 15, warga Bobos Duku, Kuntang, Cirebon, Jawa Barat. Kejadian bermula ketika Aidyah bermain air. Tiba-tiba datang gelombang besar yang langsung menggulung korban. Nahas korban tak sempat menghindar.
Korban sempat tenggelam dan terseret arus. Beruntung saat itu juga, sejumlah petugas langsung berhamburan terjun ke laut untuk memberikan pertolongan kepada korban. “Yang kedua pukul 15.00 WIB. Beruntung korban berhasil diselamatkan anggota lalu dievakuasi ke daratan,” kata Surisdiyanto.
Bahaya Laut
Suris mengatakan pihaknya terus mengimbau wisatawan untuk selalu menaati aturan. Namun dalam praktiknya, masih banyak pengunjung yang abai akan keselamatan masing-masing. ”Akhir pekan banyak wisatawan yang datang, kami pantau dengan sesekali memberi imbauan, tapi memang susah mengingatkan banyak orang,” katanya.
Keselamatan wisatawan, kata Suris, menjadi prioritas. Ia tidak mau tenggelamnya wisatawan hingga menyebabkan korban tewas seperti yang terjadi beberapa waktu lalu terulang kembali. ”Berkaca dari tewasnya salah satu wisatawan di Pantai Ngandong beberapa waktu lalu, saya enggak mau itu kembali terjadi. Semoga wisatawan bisa paham dan sadar akan bahayanya laut, sehingga mau lebih berhati-hati,” ujarnya.
Sementara itu Koordinator TIM SAR Wilayah II Baron, Marjono, mengatakan berbagai upaya sudah terus dilakukan untuk mencegah terjadinya laka laut. Mulai dari pemasangan papan peringatan hingga pantauan lapangan. ”Kami lakukan pantauan langsung ke lapangan, terutama jika pas musim liburan tiba wisatawan yang datang jauh lebih banyak, jadi kewaspadaan lebih kami tingkatkan,” jelasnya. (JIBI)

 

Jalu Rahman Dewantara
redaksi@koransolo.co