penyalahgunaan NARKOBA 17 Paket SS Disita dari Jaringan Solo

SLEMAN—Tim Reserse Narkoba Polres Sleman, DIY, menangkap dua saudara sepupu yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu. Dari tangan keduanya, polisi menyita sebanyak 17 paket sabu-sabu.
Kasat Narkoba Polres Sleman AKP Tony Priyanto mengatakan dua orang saudara sepupu yang ditangkap adalah Adam, 40, asal Purworejo, Jawa Tengah dan Andi, 38, asal Malang, Jawa Timur. Keduanya yang merupakan saudara sepupu, dan ditangkap di rumah kontrakan Andi di daerah Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Bantul, DIY, pada akhir April lalu.
”Tersangka AM [Adam] ini baru tinggal di rumah kontrakan AN [Andi] selama dua pekan. Keduanya ditangkap setelah mengonsumsi sabu-sabu bersama. Setelah digeledah, kami temukan 17 paket sabu lainnya milik AM,” kata dia kepada wartawan, Senin (7/5).
Tony menjelaskan penangkapan keduanya dilakukan setelah berhasil melacak transaksi pembelian barang haram tersebut oleh salah seorang pelaku. Diketahui sebelumnya, Adam mengambil paket sabu-sabu di Solo pada Kamis (19/4). Dia mendapatkan paket sabu-sabu seberat 4 gram yang didapatkan dengan sistem transfer senilai Rp4 juta. Barang itu kemudian dinikmati bersama sepupunya.
Saat dilakukan penangkapan, ditemukan barang bukti sebanyak 17 paket sabu-sabu. Barang yang belum sempat dikonsumsi itu disembunyikan di dalam almari oleh pelaku. ”Dari hasil pemeriksaan, tersangka AM sudah lama mengonsumsi sabu-sabu. Dia memesan sabu-sabu dari seorang kenalannya yang kini masih dalam pencarian petugas,” jelasnya.
Namun demikian, pihaknya tak percaya begitu saja dengan keterangan pelaku. Pasalnya ada dugaan pelaku Adam juga mencoba mengedarkan sejumlah paket sabu-sabu yang didapatnya. Sedangkan pelaku Andi mengaku baru sekali mengonsumsi barang haram tersebut.
Tony menambahkan, dalam kesehariannya kedua tersangka berjualan garam dan didistribusikan ke pasar. Saat ini keduanya sudah resmi ditahan di Polres Sleman. Mereka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1), 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1a) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba.
”Kami masih menyelidiki jaringan di atasnya. Diduga, tersangka AM mendapatkan sabu-sabu dari jaringan Solo, Jawa Tengah,” kata dia.
Sementara itu, pelaku Adam mengaku sudah lama menjadi pecandu narkoba. Dengan mengonsumsi sabu-sabu, dia mengaku menjadi lebih semangat dalam bekerja. Terlebih dia harus bekerja keras untuk menghidupi kelima anaknya.
”Kalau mengangkat garam ke pasar itu berat. Biar semangat kerja terus saya pakai sabu-sabu. Saya juga sudah lama konsumsi sabu-sabu,” kata Adam. (JIBI/Irwan A. Syambudi)