Awas, Kebakaran Berpotensi Meningkat!

SOLO—Dinas Pemadam Kebakaran (DPK) Kota Solo menyosialisasikan penanganan kebakaran dengan sasaran ibu rumah tangga menjelang dan selama Ramadan. Hal ini lantaran ancaman kebakaran di kawasan permukiman selama Ramadan dinilai bakal meningkat.
Kepala DPK Solo Gatot Sutanto menyiapkan sosialisasi terhadap ancaman kebakaran tersebut. “Yang menjadi sasaran nanti ibu-ibu rumah tangga,” kata Gatot ketika dijumpai wartawan, Jumat (11/5).
Kebakaran diperkirakan meningkat selama Ramadan. Hal ini dipengaruhi perubahan perilaku masyarakat dengan banyaknya aktivitas memasak mulai sahur hingga menyiapkan takjil atau makanan berbuka puasa. Aktivitas memasak ini banyak dilakukan ibu-ibu di lingkungan rumah tangga. Apalagi aktivitas memasak dilakukan dini hari untuk menyiapkan makanan sahur.
“Orang bangun dini hari untuk memasak makanan sahur. Nah di sini kadang tingkat kesadarannya masih belum maksimal,” kata Gatot.
Kondisi ini biasanya menjadi salah satu penyebab masyarakat lalai mematikan kompor maupun peralatan masak beraliran listrik. Hal ini diakibatkan karena kurangnya konsentrasi. Tak hanya peningkatan aktivitas memasak untuk konsumsi rumah tangga,  juga usaha kuliner dadakan seperti makanan takjil. Aktivitas itu menggunakan kompor dan peralatan listrik yang patut diwaspadai karena bisa korsleting dan memicu kebakaran.
“Karena itu kami perlu menyosialisasikan kepada masyarakat akan potensi kebakaran selama Ramadan,” katanya. (Indah Septiyaning W.)