Patricia Ranieta Ubah Pola Hidup

SOLO—Lebih dari dua tahun menjadi presenter acara semi dokumenter Jejak Petualang mengubah pola hidup Patricia Ranieta, 25. Dalam hal berpakaian misalnya, finalis 16 besar Wajah Femina 2016 ini dulunya feminin sekarang suka dandanan kasual. Ia juga lebih sering berolahraga karena hampir setiap pekan naik gunung atau berjalan jauh untuk kepentingan shooting programnya yang tayang di Trans7 setiap Senin dan Rabu pukul 15.15 WIB.
Selain olah raga dan gaya berpakaian cewek yang akrab disapa Rani ini mulai menikmati makanan-makanan ekstrem seperti tokek bakar, ulat mentah, atau tikus hutan di daerah Minahasa Selatan. “Tokek, ulat mentah, udah jadi kayak biasa bagi aku. Awalnya agak mau muntah tapi ya lama-lama harus dibiasakan. Cara menikmatinya begini, aku harus mengubah pola pikir kalau masyarakat makan itu enggak apa-apa jadi ya enggak bakal kenapa-kenapa juga,” kata dia saat diwawancara Espos sebelum mengisi acara Trans7 Goes To Solo di Benteng Vastenburg, Jumat (11/5).
Ritual memakan penganan ekstrem memang menjadi kegiatan wajib saat shooting Jejak Petualang. Agar lebih dekat dengan masyarakat sang presenter harus ikut berbaur menjadi satu dengan penduduk setempat. Termasuk mengonsumsi penganan khas mereka. “Aku pernah makan ulat yang dia itu rasanya sepuluh kali lipat dari pahitnya obat. Baunya aku gosok gigi sampai sepuluh kali juga masih kecium. Tapi ya enggak kapok sih, pengin eksplore Indonesia lebih jauh lagi,” kata dia. (Ika Yuniati)