KELAIKAN KENDARAAN Juli, Kir Hanya Lewat E-Uji

SOLO—Dinas Perhubungan (Dishub) Solo tak lagi menerima pendaftaran  layanan uji kendaraan (kir) secara manual mulai Juli 2018.

Dishub akan mewajibkan masyarakat wajib uji mendaftar kir lewat aplikasi Pengujian online (E-Uji). Hal tersebut disampaikan Kepala Dishub Solo, Hari Prihatno, saat ditemui  di sela-sela acara Sosialisasi Pelayanan Pengujian Kendaraan Bermotor dengan Sistem Online (E-Uji) di Sahid Jaya Hotel, Kelurahan Ketelan, Banjarsari, Selasa (15/5) pagi.
Aplikasi E-Uji bertujuan memudahkan masyarakat dalam mendaftar layanan uji kendaraan. Ketika memanfaatkan aplikasi E-Uji, pendaftar tak perlu mengantre di Kantor Dishub untuk mendapat nomor antrean kir.
“Kami sedang menggencarkan sosialisasi aplikasi E-Uji. Target kami di pertengahan tahun ini semua wajib uji sudah menggunakan aplikasi ini,” kata Hari.
Masyarakat wajib uji dapat mengakses aplikasi E-Uji lewat media website http://e-uji.surakarta.go.id atau SMS ke nomor 08112929777. Masyarakat yang mendaftar layanan uji kendaraan melalui apalikasi E-Uji bakal mendapat notifikasi berupa pesan singkat berisi jadwal pelaksanaan kir. Hari menyarankan warga datang tepat waktu ke Kantor Dishub sesuai jadwal yang tertera di notifikasi itu. Di Kantor Dishub, pemilik kendaraan langsung dilayani oleh petugas untuk kir.
“Selama ini per hari ada 100-an kendaraan yang datang ke Kantor Dishub untuk uji kendaraan. Jika wajib uji sudah memanfaatkan aplikasi E-Uji, kendaraan-kendaraan tersebut tentu tidak perlu lagi memadati Kantor Dishub. Jika datang tepat waktu, kendaraan bisa langsung masuk ruang uji kendaraan,” jelas Hari.
Kabid Pengujian dan Perbengkelan Dishub Solo Anindita Prayoga mengakui aplikasi yang dirilis per 1 Desember 2017 lalu belum dimanfaatkan dengan maksimal oleh warga. Hanya sedikit warga wajib uji yang memanfaatkan aplikasi tersebut. Namun, dia optimistis pendaftaran melalui aplikasi E-Uji bisa berjalan optimal. Dishub terus menyosialisasikan aplikasi ini untuk memudahkan masyarakat.
“Kami tengah mengupayakan penyediaan ATM Bank Jateng untuk dipasang di Kantor Dishub. ATM maupun EDC diperlukan pada tahap sosialisasi ini agar masyarakat wajib uji memahami langsung prosesnya,” jelas Anin.
Anin menyadari sosialisasi aplikasi ini berjalan kurang lancar lantaran dihadiri pemilik kendaraan. Namun pemilik kendaraan tak mengedukasi pegemudi kendaraan untuk memanfaatkan aplikasi E-Uji.
Pada sosialisasi kali ini, Dishub meminta para pemilik kendaraan agar mengedukasi pengemudi maupun anak buah mereka agar mengakses aplikasi ini.
Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, dalam sambutannya meminta para operator angkutan umum dan para pemilik kendaraan bermotor paham inovasi pelayanan yang diberikan Dishub Solo. Mereka bisa memanfaatkan dengan maksimal aplikasi E-Uji.

 

Irawan Sapto Adhi
redaksi@koransolo.co