HARI KESAKTIAN PANCASILA Film ”Lima” untuk 17 Tahun ke Atas

Lola Amaria menyiapkan satu karya khusus dalam rangka menyambut Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.
Karya tersebut berupa sebuah film berjudul Lima. Dalam film ini, Lola mengangkat lima sila Pancasila yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelang tayang, Lembaga Sensor Film (LSF) meneliti film tersebut guna menentukan batas usia yang boleh menonton film tersebut. Hasilnya, film yang dibintangi Prisia Nasution ini diberikan sensor untuk usia 17 tahun ke atas.
Pro dan kontra pun muncul menyusul kesimpulan LSF tersebut. Lola dan kru film Lima mengharapkan film ini mendapatkan sensor untuk 13 tahun ke atas.
Film tersebut sarat unsur edukasi tentang Pancasila yang lebih baik mengambil pasar anak-anak dari usia 13 tahun. Pada Senin (28/5), di Gedung Film, Jakarta Selatan, LSF, DPR, dan Lola selaku produser, hadir dalam mediasi untuk memastikan apakah film Lima layak mendapatkan sensor 13 tahun ke atas.
LSF tetap menegaskan bahwa film Lima hanya bisa mendapat kesimpulan sensor untuk 17 tahun ke atas. Sayangnya, tidak ada satu pihak pun yang membeberkan alasan mengapa film tersebut harus masuk kategori 17 tahun ke atas.
Menurut Ketua LSF, Ahmad Yani Basuki, hasil dari mediasi bukan untuk konsumsi publik. ”Ada yang sensitif. Biarlah menjadi konsumsi internal LSF dan pemilik film agar semua terjaga baik karena ini juga film yang baik,” kata Yani saat ditemui seusai mediasi.
Lola mengatakan pada mulanya film Lima dibuat memang untuk dikonsumsi dari usia 13 tahun, namun akhirnya ia harus menerima keputusan LSF tersebut.
”Saya lapang dada tapi beberapa ibu-ibu, kepala sekolah, dan guru-guru yang merasa murid mereka wajib menonton itu protes dan bilang kepada saya untuk berjuang. Lho, saya sudah membuat filmnya dan memang saya membuatnya juga untuk 13 tahun ke atas, tapi ya pada kenyataannya dapat batasan 17 tahun ke atas. Saya enggak bisa berbuat apa-apa,” kata Lola. (liputan6.com)

 

redaksi@koransolo.co.id