Berpeluang Jadi Ajang Bongkar Pasang

SOLO—Skuat Persis Solo bertolak ke Bojonegoro, Jawa Timur, pada Sabtu (9/6) pagi. Mereka akan menjajal rumput Stadion Letjen H. Soedirman pada Sabtu malam sebelum bertemu tuan rumah Persibo Bojonegoro di laga uji coba pada Minggu (10/6) malam.
Partai uji coba melawan tim Liga 3 Indonesia zona Jatim itu akan dimanfaatkan Pelatih Persis Solo, Jafri Sastra, untuk mencoba kemampuan beberapa pemain di posisi berbeda. Dalam sesi game di Lapangan Bolon, Colomadu, Karanganyar, beberapa hari terakhir, pelatih berusia 53 tahun itu mencoba menempatkan Asyraq Gufron yang berposisi asli stopper digeser sebagai bek kanan. Itu adalah posisi baru bagi Asyraq Gufron mengingat sebelumnya posisinya sebagai stopper berduet dengan Ikhwan Ciptady nyaris tidak tergantikan.
Sebagai solusinya, Jafri Sastra menempatkan Absor Fauzi sebagai stopper berduet dengan Ikhwan Ciptady. Sementara itu, di posisi bek sayap kiri, Jafri Sastra masih setia memasang Soni Setiawan.
“Kemampuan pemain ini merata. Seluruh pemain yang saya punya harus bisa bermain di dua posisi berbeda. Ini akan memudahkan pelatih meracik strategi di kompetisi Liga 2 dan Piala Indonesia,” ucap Jafri melalui media officer Persis Solo, Jumat (8/6).
Pemain lain yang dijajal di posisi berbeda adalah Ade Fanny Pratama. Jebolan Persis Junior itu berposisi asli sebagai winger kanan. Namun, di posisi ini, ia kalah bersaing dengan Dedi Cahyono Putro sehingga Jafri Sastra lebih suka menempatkan Ade Fanny sebagai bek sayap kanan. Belakangan, pemain berusia 20 tahun ini juga dijajal Jafri sebagai stopper. Bila sukses, bisa dibilang Ade Fanny merupakan pemain serba bisa yang dimiliki Persis Solo.
Jafri memang kerap melakukan bongkar pasang pemain dalam sesi uji coba atau pertandingan resmi. Jalwandi yang bisa beroperasi sebagai winger kanan dan kiri sempat dijajal sebagai playmaker. Hanya Johan Yoga yang masih konsisten dipasang sebagai striker tunggal bergantian dengan Tri Handoko.
Johan yang bertinggi badan 182 cm itu diharapkan bisa memanfaatkan keunggulan fisiknya untuk mencetak gol melalui heading. Sebuah sundulan berkelas sudah ia tunjukkan kala Persis Solo melumat Timnas U-19 dengan skor 3-0 di Stadion Manahan, Solo, pada akhir Mei lalu. (Moh. Khodiq Duhri/JIBI)