PIALA SOERATIN 2018 PSSI Jateng Hanya Akui Satu Persis Solo Junior

SOLO—Polemik penggunaan nama Persis Junior oleh dua tim berbeda di Piala Soeratin 2018 disikapi secara tegas Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah (Jateng). Induk organisasi sepak bola di Jateng itu tidak memperkenankan nama Persis Junior digunakan dua tim berbeda.
Seperti diketahui, PT Persis Solo Saestu baru saja membentuk tim Persis Junior untuk berkompetisi di Piala Soeratin U-17 yang akan digeber pada pertengahan Juli mendatang. Sementara Asosiasi Kota (Askot) PSSI Solo lebih dulu membentuk tim dengan nama Persis Junior pada April lalu untuk mengikuti kompetisi yang sama.
Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng, mengatakan pada prinsipnya peserta kompetisi Piala Soeratin U-17 adalah anggota PSSI. Dia menegaskan di Kota Solo hanya ada dua tim yang menjadi anggota PSSI yakni Persis Solo di bawah naungan PT Persis Solo Saestu dan Persis Gotong Royong di bawah naungan Askot PSSI Solo. Ketentuannya, masing-masing tim itu diminta mengirimkan tim junior U-17 sesuai dengan nama tim senior. Johar Lin Eng menegaskan bahwa Persis Gotong Royong tidak boleh membentuk tim dengan nama Persis Junior, melainkan Persis Gotong Royong Junior.
“Ya ndak boleh itu. [Persis Junior] itu milik Persis Solo, bukan Persis Gotong Royong,” tulis Johar Lin Eng dalam pesan singkat yang diterima Espos, Jumat (8/6).
Johar Lin Eng meminta Askot PSSI Solo segera mengubah nama tim junior yang diikutkan Piala Soeratin 2018. Askot PSSI Solo diharapkan menggunakan nama Persis Gotong Royong Junior. “Kalau mau ikut kompetisi [Piala Soeratin 2018] ya harus berganti nama,” paparnya.
Sementara itu, Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, menyambut baik terbentuknya tim Persis Junior di bawah naungan PT Persis Solo Saestu.
“Setelah ini akan saya koordinasikan dengan teman-teman di korwil dan suku. Akan saya sampaikan ini adalah Persis Junior yang berada di bawah naungan PT Persis Solo Saestu. Soal dukungan, sudah pasti kami akan all out,” terang Rio, sapaan Aulia Haryo Suryo. (Moh. Khodiq Duhri/JIBI)