BERI LAYANAN PEKERJA 69 Klinik & RS Digandeng BPJS

SUKOHARJO—Badan Penyelenggara Jami­nan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Surakarta telah menggandeng 69 klinik/puskesmas/rumah sakit di Soloraya guna memperluas jaringan layanan kesehatan terhadap peserta. Jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan paling besar di Sukoharjo, yakni sekitar 70.000 orang.
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta menandatangani kerja sama atau MoU dengan RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo di aula rumah sakit setempat, Jumat (29/6). Penandatanganan kerja sama dilakukan Pejabat Pengganti Sementara (PPS) Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, Sri Sudarmadi, dengan Direktur RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo, Machmud Surjanto. Penandatanganan kerja sama itu berisi komitmen RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo sebagai pusat layanan kecelakaan kerja.
Menurut Sri, RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo merupakan pusat layanan kecelakaan kerja ke-69 di Soloraya yang telah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Rumah sakit/puskesmas/klinik itu siap melayani peserta yang mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.
“Kami mencatat kasus kecelakaan kerja di Soloraya 400 kasus-500 kasus setiap bulan. Kami ingin memberikan layanan terdekat bagi para peserta terutama di Sukoharjo,” kata dia, Jumat.
Terlebih, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Sukoharjo paling banyak dibandingkan daerah lain di Soloraya yakni sekitar 70.000 orang. Sebagian besar peserta merupakan karyawan pabrik yang tersebar di Kabupaten Jamu.
Jumlah pusat layanan kecelakaan kerja bakal terus bertambah guna memudahkan peserta yang mengalami kecelakaan kerja untuk segera mendapat perawatan medis.
“Tak perlu ada rujukan lantaran kasus kecelakaan kerja cukup emergency. Berapa pun biayanya tak masalah. Peserta ditanggung sampai sembuh,” ujar Sri.
Sri menyampaikan ada fasilitas Return to Work (RTW) yang merupakan pengembangan dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). RTW merupakan pendampingan bagi peserta yang cacat atau berpotensi cacat akibat mengalami risiko kecelakaan kerja sehingga dapat kembali bekerja. Hingga sekarang, BPJS Ketenagakerjaan telah menangani 26 kasus RTW di Soloraya.
Sementara itu, Direktur RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo, Machmud Surjanto, menyambut positif kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. (Bony Eko Wicaksono)