Dua Orang Diduga Pasoepati Bawa Sabu-Sabu

SOLO—Dua orang yang diduga sebagai suporter Pasoepati ditangkap ditangkap aparat Polresta Solo setelah kedapatan membawa sabu-sabu berikut alat hisapnya, Selasa (10/7) dini hari di tempat parkir Stadion Manahan Solo.

Ivan Andimuhtarom
redaksi@koransolo.co

Mereka diperiksa lebih lanjut oleh jajaran Satresnarkoba Polresta Solo setelah turun dari bus yang mengangkut Pasoepati dari Kendal. Wakapolresta Solo AKBP Andy Rifai mengatakan kedua warga Solo ini ditahan seusai polisi memeriksa rombongan Pasoepati yang tiba di Kota Bengawan. Pemeriksan dilakukan lantaran ada infornasi dari Polrestabes Semarang bahwa rombongan terlibat ricuh dengan warga di Mangkang, Semarang.
“Ricuh terjadi seusai Pasoepati menyaksikan tim kesayangan Persis Solo bertandang melawan Persik Kendal, Senin [9/7] sore,” ujarnya saat ditemui wartawan Selasa siang.
Dari pemeriksaan tersebut, diketahui dua dari lima bus kacanya pecah-pecah. Hal itu diduga terjadi karena dilempari batu oleh warga di Mangkang, Semarang. “Kami periksa lebih lanjut dua warga itu. Setelah dites urine, hasilnya positif. Sementara statusnya belum tersangka,” bebernya. Selanjutnya pihaknya juga memeriksa tiga orang yang kedapatan membawa barang terlarang seperti batu, senjata tajam, ketapel, hingga stik.
“Yang tiga warga kita lepas, namun masih dalam koordinasi dengan Polrestabes Semarang untuk tindak lanjut [kasus kericuhan],” ungkapnya. Polresta Solo masih mendalami kasus kericuhan di Mangkang. Andy menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang sebagai pemangku wilayah.