Polisi Terus Usut Kasus Pembakaran Mobil

 

KARANGANYAR—Satreskrim Polres Karanganyar terus mengusut kasus dugaan pembakaran dua unit mobil di Mojogedang dan gudang kayu bakar di Karangpandan. Hingga Selasa (10/7), polisi belum dapat mengidentifikasi pelaku pembakaran karena keterangan yang diperoleh dari para saksi dianggap masih minim.
Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Purbo Adjar Waskito, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, menyatakan polisi sudah mengolah tempat kejadian perkara sekaligus memintai keterangan sejumlah saksi.
“Ada empat saksi yang sudah kami mintai keterangan. Dua orang pemilik mobil dan dua orang merupakan tetangga pemilik mobil,” kata AKP Purbo Adjar Waskito.
Saat disinggung tentang jumlah pelaku pembakaran, AKP Purbo Adjar Waskito mengaku belum dapat menjelaskan secara detail. Hal itu termasuk saat ditanya terkait motif pembakaran.
“Belum ada saksi yang menerangkan telah melihat seseorang mencurigakan saat kejadian. Prinsipnya, kasus ini masih dalam penyelidikan. Kalau sudah jelas semuanya, kami kabari lebih lanjut,” katanya.
Hal senada dijelaskan Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto. Polisi masih membutuhkan waktu guna mengungkap terbakarnya dua unit mobil di Mojogedang dan gudang kayu bakar di Karangpandan. “Masih dalam proses. Itu tidak ada kaitannya dengan politik,” katanya.
Sebagaimana diketahui, dua unit mobil milik Suroto, warga Jubleg RT 001/RW 002, Sewurejo, Mojogedang dan Rinoto, 39, warga Sentul Gragalan RT 003/RW 001, Sewurejo, Mojogedang diduga dibakar orang tak dikenal, Senin (9/7) dini hari. Selain digemparkan dengan pembakaran mobil, warga di perbatasan Mojogedang dan Karangpandan juga dikagetkan dengan pembakaran tempat penyimpanan kayu bakar milik Pariman, 70, warga Dengkeng RT 002/RW 008, Tohkuning, Karangpandan.(Ponco Suseno)