Rudy Tak Berubah Pikiran soal Sunday Market

SOLO—Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, tidak berubah pikiran soal keberadaan Sunday Market saat renovasi dan pengembangan Stadion Manahan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).Rudy meminta para pedagang Sunday Market menghentikan aktivitas di lokasi itu.
Ia menyatakan tak bisa memenuhi seluruh tuntutan pedagang karena berbagai keterbatasan. Wali Kota mengatakan proyek pembangunan Stadion Manahan bakal dimulai sesuai jadwal yang dimiliki kontraktor yang mengerjakan. Hal itu tergantung dari kontraktor proyek.
Bersambung ke Hal. 6 Kol. 1
”Kalau yang mau mengerjakan hari ini, ya kami akan melakukan hal yang mendukung pekerjaan itu,” ungkapnya kepada wartawan di Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Solo, Selasa (10/7) pagi.
Namun, yang jelas pada Agustus mendatang ruang parkir selatan Stadion Manahan masih dapat digunakan. Ditanya terkait keberadaan pedagang Sunday Market, Wali Kota, meminta untuk tutup saat proyek berlangsung. Ia tak menerima alasan sebagian pedagang yang tetap ingin berjualan di lokasi yang dinilai aman saat proyek berlangsung.
”Walau wilayah aman, nanti kalau ada apa-apa piye? Wong ada alat berat dan sebagainya. Itu risiko. Kalau di situ dikategorikan harus steril, ya steril,” terang lelaki yang akrab disapa Rudy tersebut. Pihaknya tak bisa mengalihkan para pedagang di sekitar stadion. Rudy mengakui tak memiliki solusi bagi para pedagang. ”Kami tak punya lahan di Manahan. Kalau Minggu, yang tidak wajib steril, dipakai boleh,” tuturnya.
Menurutnya, Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) yang selama ini menangani pedagang Sunday Market akan berkoordinasi dengan pedagang. Yang pasti, ia tak menjanjikan bisa mengakomodasi seluruh keinginan masyarakat yang berkepentingan dengan Stadion Manahan.
Ketua Serikat Pekerja Minggu Pagi Manahan (SPMPM) Sunday Market, Joko Santoso alias Yuli de Santos, saat dimintai tanggapan Koran Solo, Selasa,menyatakan akan melihat kondisi lapangan terlebih dahulu. Menurutnya, tempat mereka berjualan tidak mengganggu aktivitas pembangunan. ”Jadi Insya Allah bisa buat jualan. Itu harapan semua pedagang Sunday Market Manahan. Kami ingin tetap bisa berjualan seperti biasa,” ungkapnya. (JIBI)

 

IVAN ANDIMUHTAROM