Ganti Gaya Gmail

Pindah selalu memberikan cerita sendiri bagi tiap orang. Kadang disambut dengan begitu gembira karena tak sabar mencoba berbagai hal baru di depan mata, kadang pula sebaliknya karena terbayang sulitnya menyesuaikan diri dengan hal-hal yang asing dan tak dikenali.
Begitu pula dengan “pindahan” dari layanan surat elektronik Gmail versi lama ke versi baru.
Kendati Gmail telah memperkenalkan wajah dan cara kerja barunya sejak akhir April lalu, tampaknya masih banyak yang memilih opsi untuk bertahan dengan Gmail versi lama.
Entah karena mengganggap Gmail versi baru kurang menarik, atau memang malas beradaptasi saja.
Akan tetapi hal tersebut tak akan bertahan lama. Per Juli ini layanan surat elektronik milik Google tersebut akan mulai ‘memaksa’ para penggunanya untuk pindah ke versi anyar.
Jika sebelumnya pengguna dapat memilih untuk ikut Early Adopter Program (EAP) dan mencoba Gmail terbaru atau tetap bertahan dengan Gmail lama. Memasuki Juli, kini Gmail terbaru telah berubah satus menjadi general avaibility (GA) alias mulai tersedia bagi seluruh pengguna.
Setelah menyandang status ini, tampaknya ketersediaan Gmail versi baru bukan lagi pilihan. Dalam laman resmi G Suites, mereka memaparkan lini masa beberapa minggu ke depan yang terkait dengan proses migrasi pengguna dari Gmail versi lama ke versi baru.
Pada bulan ini pengguna masih bisa memilih untuk tidak beralih ke Gmail versi baru. Jika memilih hal tersebut maka dalam waktu 4 minggu ke depan mereka tak akan diberi pilihan untuk pindah ke versi baru.
Kemudian, 4 minggu setelahnya (atau 8 minggu setelah memasuki periode GA pada bulan Juli) Gmail para pengguna akan otomatis berubah menjadi versi terbaru. Pada fase ini, pengguna masih diberi pilihan untuk kembali lagi ke versi lama.
Apabila tetap memilih untuk kembali ke versi lama, pengguna hanya akan diberi waktu tambahan selama 4 minggu untuk menikmati Gmail versi lama untuk yang terakhir kalinya.
Setelah itu semua, pengguna Gmail mau tidak mau dan suka tidak suka akan menggunakan Gmail versi teranyar ini.
Sebenarnya Gmail versi baru ini dapat dibilang cukup menarik dengan cara kerja dan tampilan baru. Bahkan, beberapa fitur anyarnya amat bermanfaat bagi pengguna. Tapi memang saat pertama kali menjajalnya pengguna mungkin kebingungan.
Berikut beberapa perubahan baru yang diterapkan Gmail versi mutakhir ini. Berikut di antaranya:

Panel Sisi
Secara tampilan, mungkin fitur satu ini yang paling mudah dikenali. Dalam Gmail versi baru pengguna akan menemukan panel di sisi kanan Gmail. Panel ini akan mempermudah akses pengguna ke layanan Google lainnya seperti Calendar, Keep, dan Tasks. Pengguna dapat menggunakan layanan lain tersebut dengan lebih ringkas tanpa perlu membuka tab baru.

Colek
Salah satu improvisasi Google pada Gmail versi baru ini adalah pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, misalnya pada fitur Nudge. Teknologi AI pada fitur ini membantu pengguna memilih dan memilah pesan mana yang mesti diprioritaskan dan menempatkannya di urutan atas Kotak Masuk. Ini berguna agar tak ada lagi pesan penting yang terlewat hanya karena tertimbun pesan-pesan lain.
Tanggapan Pintar
Kemampuan AI yang disematkan pada Gmail versi baru ini akan membantu pengguna dalam menulis pesan mereka. Dengan adanya Smart Compose, Gmail akan memberi pilihan kata-kata atau kalimat saat pengguna menulis pesan, mirip seperti autoteks, sehingga pengguna bisa menyelesaikan pesannya lebih cepat. Adapun fitur Smart Reply sebenarnya telah tersedia bagi para pengguna Gmail di ponsel, tapi kini tersedia pula untuk pengguna via web.

Baca Nanti
Layaknya pilihan Snooze pada alarm ponsel, opsi Snooze pada Gmail juga berfungsi untuk menunda suatu pesan untuk muncul di kotak masuk pengguna untuk sementara waktu. Pilihan ini mengatur notifikasi pesan agar pengguna tak terganggu oleh pesan masuk.
Pengguna juga dapat mengatur mana saja pesan yang dianggap penting agar memiliki notfikasi khusus dan mengatur berapa lama pesan akan ditunda.

Setelan Rahasia
Saat mengirim pesan yang berisi informasi penting atau rahasia, banyak pengguna sering merasa khawatir akan keamanan isi pesan tersebut. Kini Gmail menyediakan Confidential Mode yang memungkinkan pengguna mengontrol isi pesan mereka seperti mengatur setelan agar isi pesan tersebut tak bisa diunduh, dicetak, atau diteruskan ke orang lain. Ada pula opsi untuk autentikasi tambahan sebelum pesan dapat dibuka.

Anti-spam
Meski terkesan biasa saja fitur ini bisa jadi berguna bagi mereka yang sering merasa kerepotan dengan berbagai pesan spam yang masuk ke Kotak Masuk. Lagi-lagi teknologi AI yang berperan di sini. Berdasarkan jumlah pesan yang diterima dibandingkan dengan jumlah yang dibaca oleh pengguna, Gmail akan merekomendasikan pesan mana saja yang harus dihilangkan dari daftar langganan.

Luring
Kini pengguna dapat menjelajahi kotak pesan mereka mulai dari pesan di kotak masuk, kotak keluar, draf, arsip, hingga menulis pesan tanpa koneksi internet. Adapun batasan pesan yang dapat dicari dan dibaca adalah pesan dalam periode 90 hari ke belakang dari tanggal pencarian. (JIBI)