Persis Kudeta Semen Padang

 

SOLO—Persis Solo menggusur Semen Padang dari posisi puncak klasemen sementara Wilayah Barat Liga 2 Indonesia setelah menundukkan Persibat Batang 2-1 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (13/7).
Kemenangan atas Persibat membuat M. Wahyu dkk. mengoleksi nilai 18 atau sama dengan Semen Padang, namun Persis unggul selisih gol. Semen Padang baru bertanding menghadapi Aceh United pada Sabtu (14/7) sore WIB.
Kemenangan itu juga semakin manguatkan kesan angker Stadion Manahan Solo bagi tim tamu. Persis telah memenangi lima laga terbaru di Stadion Manahan secara beruntun. Kehadiran puluhan ribu suporter membuat Stadion Manahan benar-benar bergemuruh dan bising sepanjang pertandingan.
Kondisi itulah yang membuat para pemain Persis Solo tetap tampil tangguh meski tak seperti biasanya.

Persis Solo menyapu bersih kemenangan di Stadion Manahan dalam empat laga sebelumnya yaitu melawan Cilegon United FC menang 2-0, unggul 2-1 saat menjamu Perserang, membungkam PSPS Riau 3-1, dan membenamkan Semen Padang 3-0.
Johan Yoga membuka kemenangan Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, lewat gol pada menit ke-6. Pemain jangkung itu mendapat umpan matang dari Azka Fauzi yang sebelumnya memenangi duel udara dengan pemain Persibat Batang.
Persibat yang dibesut pelatih Daniel Roekito mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-50 melalui sepakan keras Busari.
Namun, tak butuh waktu lama bagi Laskar Sambenyawa untuk kembali memimpin. Dua menit setelah Persibat mencetak gol, Azka Fauzi membawa Persis Solo kembali unggul 2-1 setelah memanfaatkan kemelut di mulut gawang Laskar Alas Roban, julukan Persibat Batang.
Dalam pertandingan itu, Persibat tampil lebih mendominasi. Persis Solo tidak bisa menunjukkan permainan seperti biasanya kala bermain di kandang. Duet Bayu Andra dan Heru Setyawan di lapangan tengah tidak berjalan maksimal. Umpan-umpan pemain Persis Solo selalu mudah dipatahkan. Para pemain Persis juga banyak kehilangan bola.
”Di babak pertama, pola permainan tidak sesuai dengan harapan. Bahkan, pemain kami cenderung ikut irama permainan lawan. Kami kehilangan karakter bermain jadi tak seperti biasanya. Pada babak kedua, kami melakukan perubahan. Pola permainan sudah membaik, tapi kami kecolongan satu gol. Untung pemain kami merespons dengan baik sehingga dengan cepat bisa unggul lagi,” ungkap Pelatih Persis Solo, Jafri Sastra, dalam jumpa pers seusai pertandingan.
Kemenangan itu menjadi modal berharga Laskar Sambernyawa untuk menjalani laga tandang keempat menghadapi tuan rumah Persika Karawang pada Kamis (19/7) mendatang. “Kami akan lakukan pembenahan tim dulu sebelum menjalani laga away ke Karawang,” ujar Jafri.
Sementara itu, Daniel Roekito menyayangkan keputusan wasit yang cenderung berat sebelah. Dia menilai gol pertama Persis mestinya tidak terjadi karena pemain Persibat lebih dulu dilanggar Azka Fauzi saat terlibat duel udara.
“Ada sebuah pelanggaran tapi didiamkan wasit lalu terjadilah gol. Ini kami sayangkan. Kami sudah bermain baik, tetapi mental pemain kadang dijatuhkan oleh kepemimpinan wasit. Karena wasit, para pemain jadi kurang percaya diri sehingga memberi kesempatan kepada lawan untuk menyerang.” (Danang Nur Ihsan/JIBI)

MOH. KHODIQ DUHRI