Kurang dari 10 Menit, Pencuri Gasak Vario

SRAGEN—Tim Reserse Mobile Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen berhasil mengungkap anggota kawanan pelaku pencurian kendaraan bermotor di kompleks Masjid Bazis Pilangsari, Ngrampal, Sragen, dalam waktu enam hari. Seorang pemuda asal Boyolali, AP, 31, dibekuk beserta barang buktinya, Kamis (26/7) lalu.
Penjelasan itu disampaikan Ka­polres Sragen AKBP Arif Bu­diman melalui Kasatreskrim Polres Sragen AKP Yuli Munasoni saat berbincang dengan Koran Solo di ruang kerjanya, Senin (30/7). AP masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Satreskrim Polres Sragen untuk mengembangkan kasus tersebut. Penyidik Satreskrim masih mencurigai satu orang kawan AP yang kini masih menjadi buronan polisi.
“Pencurian tersebut terjadi pada Jumat (20/7). Korban, Khus­nul Khotimah, 29, warga Jenar mengantar anaknya yang sekolah di TK Islam Unggulan Basra di kompleks Masjid Bazis Pilangsari, Ngrampal. Korban memang lupa mencabut kunci motornya. Setelah 30 menit ditinggal, korban hendak menaruh tempat makan di jok motor. Korban masih melihat mo­tornya. Saat itu anaknya menangis. Korban menghampiri anaknya kurang dari 10 menit. Setelah itu motornya sudah tidak ada.”
Dia menyampaikan korban mengalami kerugian Rp13 juta. Kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Ngrampal. Tim Polsek Ngrampal yang berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Sragen berhasil melacak keberadaan pelaku. Dari hasil penyelidikan, dijumpai pemuda mencurigakan di wilayah Nglangon. Pemuda yang belakangan diketahui berinisial AP itu dibekuk tim polisi di sebelah selatan pabrik rokok Nglangon, Sragen Kota, Kamis.
“Dari hasil pengembangan dan pemeriksaan pelaku, kami bisa menyita barang bukti berupa motor Honda Vario berpelat nomor AD 3298 ABE hasil pencurian dan sebuah motor Yamaha Mio sebagai sarana untuk mencuri. Dalam aksinya AP tidak sendiri. Kami masih menyelidiki satu pelaku kawan AP.” (Tri Rahayu)