Tabrak Mobil, Mahasiswa Patah Tangan

 

SOLO—Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di perempatan Polresta Solo Jl. Adisucipto, Manahan, Banjarsari, Solo, Senin (30/7). Akibat kejadian itu, Firman, warga Sragen, pengendara motor Honda Scoopy berpelat nomor AD 4964 AWE mengalami patah tulang tangan bagian kiri.
Informasi yang dihimpun Koran Solo, peristiwa tersebut terjadi pukul 12.30 WIB bermula saat Firman mengendarai Honda Scoopy dari arah utara atau Jl. K.S. Tubun hendak menyeberang ke Kampung Gremet, Manahan.
Pada saat menyeberang, korban memacu motornya cukup kencang. Di saat bersamaan dari arah barat melaju mobil Honda Brio AD 9440 QT yang dikemudikan Bayu Asmara, 30, warga Gunungkidul, DIY.
Akibat jarak yang terlalu dekat, mobil Honda Brio pun ditabrak sepeda motor Honda Scoopy.
Firman yang terjatuh di tengah jalan langsung meringis kesakitan memegang tangan kirinya. Sementara pintu kiri mobil ringsek serta kaca mobil bagian belakang kiri pecah. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi Satlantas dan menolong Firman.
Seorang saksi mata, Fandy, mengatakan saat kejadian arus lalu lintas (lalin) di depan Mapolresta Solo padat. Ia menduga pengendara Honda Scoopy saat hendak menyeberang tidak memperhatikan kanan-kiri jalan sehingga terjadi kecelakaan.
“Evakuasi butuh waktu 15 menit karena dia [Firman] mengalami patah tulang tangan kiri sehingga harus hati-hati. Saya tidak berani mengangkat Firman karena merintih kesakitan sehingga dibiarkan di tengah jalan sambil menunggu petugas medis datang. Dia dibawa ke RS. Panti Waluyo,” kata dia.
Berangkat Kuliah
Ia menjelaskan Firman diketahui sebagai mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS) di Kota Solo. Saat kejadian mengenakan baju lengan panjang putih, celana hitam, dan sepatu hitam seperti sedang berangkat kuliah.
Sopir mobil Honda Brio, Bayu Asmara, mengatakan saat kejadian laju mobilnya sangat pelan karena kondisi jalan padat.
Saat berjalan pelan justru muncul sepeda motor Honda Brio dan langsung terjadi kecelakaan.
Kasatlantas Polresta Solo Kompol Imam Syafi’i mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo mengungkapkan penyebab kecelakaan masih diselidiki petugas di lapangan. Petugas Satlantas langsung melakukan olah tempat kejadian (TKP) setelah kejadian.
“Kami masih memintai keterangan Bayu pengemudi Honda Brio. Barang bukti mobil dan sepeda motor dibawa ke kantor Satlantas,” kata dia. (Muhammad Ismail).