MASIH ADA 30.000 TON DI GUDANG Bulog Solo Pastikan Stok Beras Aman

SOLO—Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre III Solo memastikan stok beras aman hingga tujuh bulan
ke depan.

FARIDA TRISNANINGTYAS
redaksi@koransolo.co

Namun, Bulog terus berupaya menjaga ketersediaan stok tersebut dengan penyerapan beras kepada petani.
Anggota staf analisis pasar Perum Bulog Subdivre III Solo, Agus Purwanto, mengatakan stok beras di gudang Bulog saat ini ada sekitar 30.000 ton. Menurut dia, stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan beras selama tujuh bulan ke depan.
“Stok memang cukup. Namun, serapan beras pada Agustus ini volumenya cenderung turun. Salah satu faktor yang menjadi penyebab penurunan ini adalah tidak ada panen raya. Hal ini lantaran petani baru mulai masuk masa tanam periode ketiga,” ujar dia kepada wartawan, Senin (6/8).
Menurut dia, biasanya serapan beras saat masa panen sehari bisa mencapai 1.000 ton hingga 1.500 ton. Namun, kondisi sekarang ini serapannya hanya 400 ton hingga 500 ton per hari.
Di sisi lain, serapan ini berasal dari simpanan beras para petani di gudang. Selain itu, saat disinggung mengenai target penyerapan sampai akhir tahun. Dia menyebut sebanyak 90.000 ton. Menurut dia, saat ini sudah terealisasi sekitar 70%.
Badan Pusat Statistik (BPS) Solo mencatat beras atau padi yang masuk kelompok bahan makanan mengalami deflasi sebesar 0,15% dengan besaran angka indeks 146,02 lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 146,24 pada Juli 2018. Sub kelompok padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya ini angka indeksnya naik sebesar 0,26%.