PIALA AFF U-16 Atasi Deja Vu, Siap Ulang Sejarah

JIBI/Solopos/Antara
KE FINAL: Pesepak bola Indonesia U-16 Amirudin Bagus Kahfi Alfikri (kiri) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Malaysia U-16 pada laga semifinal Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (9/8)

 

SIDOARJO—Indonesia tampil luar biasa. Disaksikan 24.000 pendukung yang memadati Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Kamis (9/8), Indonesia melibas Malaysia dengan skor 1-0 dalam laga semifinal Piala AFF U-16 2018.
Sukses Indonesia tersebut sekaligus mengukir sejarah kembali berlaga di final seperti yang di lakukan pada 2013. Tak hanya itu, kemenangan itu juga menjadi revans sempurna kekalahan Indonesia dari Malaysia di final Piala AFF U-16 2013.

Sebelum Indonesia lolos ke final, Thailand lebih dulu lolos ke partai puncak setelah mengalahkan Myanmar juga dengan skor 1-0 lewat gol Thanarin Thumsen pada menit ke-46. Duel Indonesia melawan Thailand akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (11/8) pukul 19.00 WIB.
Ini adalah pertamuan pertama Indonesia dan Thailand di final Piala AFF U-17/U-16 sepanjang 2002 hingga 2017. Sebagai catatan, Thailand adalah pengoleksi gelar juara terbanyak bersama Vietnam yaitu tiga trofi. Namun secara keseluruhan Thailand menjadi pengumpul trofi dan medali terbanyak. Mereka tiga kali juara pada 2007, 2011, dan 2015. Mereka juga dua kali runner up pada 2005 dan 2017, berada di peringkat ketiga pada 2016 serta meraih posisi keempat pada 2012.
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, menyebut Malaysia bermain dengan pertahanan sangat kuat. ”Malaysia memainkan pertandingan [bertahan] sangat ketat dan itu membuat kami kesulitan,” ucap Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Hussaini, seusai pertandingan dikutip dari aseanfootball.org.
“Tapi di babak kedua, kami tampil lebih menekan dan akhirnya meraih kemenangan. Hasil [kemenangan] ini untuk para suporter yang datang mendukung kami malam ini,” ujar Fakhri.
Sementara itu, Pelatih Timnas Malaysia U-16, Raja Azlan Shah, menyebut tim asuhannya telah bermain maksimal. “Anak-anak sebenarnya tidak terlalu tertekan. Mereka tidak takut dan mereka bermain seperti biasa. Hanya satu kesalahan dalam laga kali ini yaitu kurangnya komunikasi antara penjaga gawang dan para pemain belakang sehingga menghasilkan gol bagi lawan,” turu Pelatih Timnas Malaysia U-16, Raja Azlan Shah.
Gol semata wayang yang dicetak Amiruddin Bagus Kahfi Al-Fikri dari titik penalti pada menit ke-72 memastikan Indonesia lolos ke final dan akan menghadapi tim tangguh Thailand.
Gol tersebut juga membuat Bagus kian kukuh di peringkat pertama daftar pencetak gol terbanyak dengan 12 gol. Ini artinya, Bagus bisa dipastikan menjadi pencetak gol terbanyak Piala AFF U-16 edisi 2018 karena pesaing terdekatnya, Dinh Thanh Trung asal Vietnam baru mencetak delapan gol padahal tim juara bertahan tersebut telah tersingkir di babak penyisihan grup. (Moh. Khodiq Duhri/JIBI)

TRI WIHARTO