Polisi Sulap Motor Jadi Perpus Keliling

 

Sepeda motor dinas anggota Bhayangkara Pembinanaan dan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) pelat nomor 328-52 tampil beda.
Motor dinas yang dikendarai Bhabinkamtibmas Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Brigadir Pol. Dodik Eko Endraswanto, dimodifikasi. Jok untuk pembonceng dipasangi beronjong kain.
Pada sisi luar beronjong kain dipasangi spanduk plastik, ”Perpustakaan Keliling Bhabinkamtibmas”.
Isi beronjong kain itu buku cerita bergambar, dongeng putri, cerita rakyat, majalah, dan lain-lain. Perpustakaan keliling bikinan bapak tiga anak itu kali pertama dikenalkan saat Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II tahun 2018 di Lapangan Desa Brolong, Jumantono, Rabu (8/8).
Saat itu, Dodik memarkir motor dinas ”perpustakaan keliling” di salah satu sudut lapangan. Motornya dikerubuti ibu-ibu muda sedang menunggui anak belajar di KB/TK dan PAUD tidak jauh dari lapangan. Mereka memilih majalah keluarga, buku cerita untuk anak-anak, dan lain-lain. Dodik mengaku kali pertama membawa perpustakaan keliling keluar dari Desa Genengan. Biasanya dia berkeliling ke KB/TK/PAUD, TPA, masjid, di Desa Genengan.
Idenya membuat perpustakaan keliling muncul saat mengajari anak pertama dan kedua belajar. Anak sulungnya duduk di kelas IV Madrasah Ibtidaiah (MI) dan anak kedua di kelas II sekolah dasar (SD). Dia kesulitan membiasakan anak berlama-lama membaca buku. Rata-rata anak-anak lebih suka ”bermain” lama dengan handphone.
”Lalu saya jajal. Habis magrib mampir ke Masjid Al Fatah di Dusun Kakum. Saya pamerkan buku-buku kepada anak-anak yang pulang dari masjid. Mereka senang, bilang mau pinjam. Ini pertanda mereka sebetulnya butuh buku bacaan,” kata Dodik saat berbincang dengan wartawan, Kamis (9/8).
Dia menambah kunjungan perpustakaan keliling ke KB/TK/PAUD. Sasaran pertama KB Walisongo di Desa Genengan. Awalnya anak-anak hanya diam saat Dodik datang. Raut wajah menyiratkan tanya. Tetapi, ekspresi mereka berubah saat Dodik mengeluarkan buku bergambar aneka satwa dari beronjong kainnya. Anak-anak berkerumun dan berebut.
Salah satunya Fais. Dia memilih buku cerita bergambar tentang gajah. ”Senang. Baca [buku tentang] gajah. Gambarnya bagus. Pak Polisi enggak takut. Mau pinjam lagi,” ujar dia.
Bukan hanya anak-anak, orang tua siswa pun ikut senang dengan kehadiran perpustakaan keliling bikinan Dodik. Salah satunya Fitri Yuliani. Dia mengapresiasi Perpustakaan Keliling Bhabinkamtibmas. ”Bagus untuk anak-anak. Bisa termotivasi belajar baca. Harapan saya bisa sering-sering datang ke sekolah anak saya ini. Selain itu, supaya anak-anak bisa lebih dekat dengan polisi. Kalau bisa, koleksi buku ditambah buku bergambar dan abjad,” ujar dia. (JIBI)

SRI SUMI HANDAYANI