TAGIHAN PASCABAYAR 1,5 Tahun, Warga Karangasem Bayar Tagihan Orang Lain

Muhammad Ismail
BUKTI TAGIHAN: Arif Daryanto menunjukkan bukti tagihan pascabayar kartu Halo Telkomsel yang membengkak, Kamis (9/8).

SOLO—Arif Daryanto warga Karangasem, Laweyan, Solo, tak menyangka tagihan jasa telekomunikasi pascabayar kartu Halo Telkomsel selama 2017-2018 membengkak. Hal tersebut diketahui saat Arif mengecek pembayaran di costumer service (CS) Grapari Telkomsel ternyata ada rekening milik orang lain yang harus dibayar.
“Saya baru menyadari selama ini ternyata ada rekening dobel yang harus dibayar ke Telkomsel selama satu setengah tahun. Rekening satunya diketahui milik orang lain. Padahal, selama ini tidak pernah menggunakan pascabayar kartu Halo itu,” ujar Arif saat ditemui wartawan di kompleks Stadion Manahan, Banjarsari, Solo, Kamis (9/8).
Arif mengaku merasa dirugikan dalam kasus ini. Sementara hasil penelusuran, pihak Telkomsel yang melakukan kesalahan dalam pencatatan tagihan kartu pascabayar milik pelanggan. Satu tagihan orang lain diketahui milik perusahaan otomotif berkantor di Sleman, DIY.
“Saya baru mengetahui ada tagihan dobel pascabayar kartu Halo pada Juni 2018. Pembayaran tagihan selama ini melalui kartu kredit sehingga tidak terlalu memperhatikan nilai tagihan setiap bulannya,” kata dia.
Ia menjelaskan kelebihan pembayaran selama setahun di Telkomsel senilai Rp5,3 Juta. Namun, saat meminta uang kelebihan pembayaran itu secara tunai di Telkomsel tidak diperbolehkan. Pengambilan kelebihan pembayaran itu hanya bisa diwujudkan dalam bentuk deposit pulsa kepada pelanggan yang diberikan setiap bulan.
“Saya kecewa tidak bisa mengambil uang kelebihan pembayaran itu secara tunai. Selama ini tidak pernah sekali pun terlambat membayar tagihan pascabayar kartu Halo. Seharusnya Telkomsel tidak bisa memperlakukan pelanggan seperti ini,” kata dia.
Pimpinan Telkomsel Cabang Solo, Ahmad Safrian, membenarkan adanya kejadian itu. Kelebihan pembayaran milik pelanggan itu bisa diproses di Grapari dengan membawa bukti persyaratan lengkap.
“Kami sudah melakukan investigasi terkait kasus itu. Telkomsel memastikan tidak ada lagi kasus serupa yang menimpa pelanggan lain,” kata dia. (Muhammad Ismail)