Tanda-Tanda Tubuh Kelebihan Garam

ak sadar, ternyata banyak orang yang berlebihan mengonsumsi garam dan berdampak buruk pada kesehatan mereka. Jika tidak segera mengubah kebiasaan, penyakit tertentu mengancam seseorang.
Memang, garam tidak hanya menjaga ketahanan makanan tetapi juga menambah rasa. Inilah mengapa banyak orang mengonsumsi garam lebih banyak dari yang seharusnya.
Para ahli kesehatan sudah mengingatkan konsumsi garam berlebihan berhubungan dengan munculnya sejumlah masalah kesehatan, salah satunya tekanan darah tinggi. Darah tinggi pun punya konsekuensi yang panjang, seperti jadi salah satu pemicu strok.
Namun, orang terkadang lupa menakar konsumsi garam harian sehingga berisiko kelebihan asupan garam. Sebenarnya ada sejumlah tanda dari tubuh yang bisa memberitahu kalau asupan garam dalam tubuh sudah berlebihan.
Makanan terasa hambar
Kebiasaan mungkin berpengaruh pada kesukaan makanan yang lebih asin. Gazzaniga Moloo, juru bicara American Dietetic Association, mengatakan orang seringkali menaburkan sedikit garam pada sayuran atau makanan lainnya agar rasanya lebih enak, sekaligus bisa membantu menetralisir kepahitan alami makanan. Akibat terbiasa pada makanan yang mengandung garam tinggi, maka saat mencicipi makanan dengan kandungan garam yang normal akan terasa hambar.
Merasa kembung
Pernah merasa seperti tiba-tiba berat badan naik? Konsumsi lebih banyak natrium dari biasanya dapat memberi kesan seperti itu karena terjadi retensi cairan di jaringan tubuh. Garam seperti magnet yang menarik air sehingga menahan cairan.Efek retensi ini bisa menyebabkan kembung, mata atau jari menjadi bengkak. Tanda-tanda ini lebih mungkin terjadi pada mereka yang sudah lanjut usia.
Ahli diet Bonnie Taub-Dix, yang juga pendiri Better Than Dieting, mengaku mengenal seseorang yang ketika kenalannya itu menikmati semangkuk sup, harus mulai melepas cincin karena jika tidak, kenalannya itu tidak akan bisa melepaskannya seusai makan.
Sakit kepala
Jika mengalami sakit kepala tanpa tahu penyebab atau pemicunya, cobalah amati jika kondisi ini terjadi setelah mengonsumsi makanan dengan kandungan garam yang relatif tinggi. Terlalu banyak garam dapat menyebabkan pembuluh darah di otak mengembang, yang dapat menyebabkan sakit kepala yang menyakitkan.
Sering buang air kecil
Matsuo Tomohiro, seorang dokter dari Universitas Nagasaki di Jepang, menuturkan kencing malam hari adalah masalah nyata bagi banyak orang, terutama saat mereka semakin tua.
Dalam studi 2017, Tomohiro menemukan terlalu banyak mengonsumsi garam dapat menyebabkan buang air kecil yang berlebihan. Untuk orang dewasa yang lebih tua khususnya, kelebihan garam dapat menyebabkan tidur terganggu serta kelelahan. Dalam sebuah studi diketahui mengurangi asupan garam hingga 25% bisa menurunkan frekuensi ke toilet di tengah malam. (JIBI/Bisnis.com)