BAHAS ANAK TANGGA GUNUNG LAWU Pemkab Karanganyar Ajak Perhutani Bertemu

KARANGANYAR—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bakal mengajak Perhutani Solo duduk bareng dalam waktu dekat. Pertemuan diperlukan untuk membahas perizinan pembangunan anak tangga menuju puncak Gunung Lawu yang menjadi janji politik Bupati Karanganyar, Juliyatmono.
Hal itu diungkapkan Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Karanganyar, Siti Maisaroh, saat ditemui wartawan di sela-sela kegiatan Perayaan Iduladha di Akademi Keperawatan (Akper) 17 Karanganyar, Kamis (23/8). Pemkab Karanganyar mengaku sudah berkirim surat ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hal itu dilakukan sebelum Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meletakkan batu pertama pembangunan anak tangga menuju puncak Gunung Lawu di Cemoro Kandang, Jumat (17/8).
“Jadi, surat izin itu sudah rampung. Surat dibuat Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Titis Sri Jawoto, dan dikirim langsung Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Umum Setda Karanganyar, Ali Ghufron. Pada prinsipnya, Kementerian sudah ok. Makanya kami akan menggelar audiensi, termasuk mengundang Perhutani Solo juga. Soal waktu, menunggu Pak Bupati,” kata Siti Maisaroh.
Siti Maisaroh mengatakan Pemkab Karanganyar sudah menjelaskan konsep pembangunan anak tangga menuju puncak Gunung Lawu ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pembangunan anak tangga Gunung Lawu bakal memperhatikan beberapa larangan yang direkomendasikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di antaranya harus ramah lingkungan.
“Begitu dari kementerian ok, Pak Bupati langsung melakukan peletakan batu pertama. Kami lupa tak memberitahu ke Perhutani Solo. Makanya, nanti akan dikomunikasikan lebih lanjut. Dari kementerian memberitahu ke kami, izin pembangunan itu cukup di Perhutani Solo. Kami meyakini dengan anak tangga menuju puncak Gunung Lawu itu dapat menggaet wisawatan,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meletakkan batu pertama pembangunan anak tangga menuju puncak Gunung Lawu, Jumat (17/8). Pembangunan anak tangga tersebut menggunakan sumber dana corporate social responbility (CSR). Anak tangga dibangun di jalur baru dan ditujukan agar para pendaki tak tersesat saat mendaki Gunung Lawu. Di samping itu, anak tangga Gunung Lawu diharapkan dapat menambah pesona alam. “Pembangunan anak tangga ini dapat rampung maksimal 2020,” kata Juliyatmono saat peletakan batu pertama di Cemoro Kandang.
Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Perum Perhutani Solo mengaku belum menerima permintaan izin dari Pemkab Karanganyar. “Silakan rampungkan perizinan terlebih dahulu, baru bicara membangun. Selama membangun juga tak boleh menebang pohon,” kata Kepala KPH Perum Perhutani Solo, Eka Muhammad Ruskanda, beberpa waktu lalu. (Ponco Suseno/JIBI)