PERSERANG VS PERSIS SOLO Melawan Kutukan Laga Tandang

SERANG—Persis Solo selama ini sulit meraih kemenangan di laga tandang. Persis hanya mampu meraih satu kemenangan dari tujuh laga tandang di Liga 2 Indonesia Wilayah Barat.
Satu-satunya tim yang berhasil dikalahkan Persis di laga tandang adalah Persik Kendal pada 9 Juli lalu. Tiga pertandingan lain berakhir imbang, sementara tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.
Praktis dari tujuh laga tandang itu, Galih Sudaryono dkk. hanya mampu mendulang enam poin. Meski tampil menyerang, Persis hanya mampu mencetak empat gol dari tujuh laga tandang. Bahkan, Persis gagal mencetak gol dari tiga laga tandang.

Kondisi itu menjadi alarm bahaya saat Laskar Sambernyawa harus melakoni dua laga tandang menghadapi Perserang Serang di Stadion Maulana Yusuf pada Kamis (13/9) dan Cilegon United di Stadion Krakatau Steel pada Selasa (18/9).
Menghadapi Perserang menjadi laga tandang pertama yang dilakoni Agus Yuwono selaku arsitek anyar Laskar Sambernyawa. Laga ini menjadi kesempatan bagi Agus Yuwono untuk melawan kutukan susahnya meraih kemenangan di laga tandang.
Di sini lain, Perserang mengusung misi balas dendam atas kekalahan 1-2 dari Persis di pertemuan pertama di Stadion Manahan pada Mei lalu. Perserang memang mengejar kemenangan pertama setelah meraih hasil mengecewakan di empat laga terakhir. Hanya kemenangan yang bisa menjauhkan Perserang dari zona degradasi.
Bermain di kandang sendiri jelas menjadi keuntungan bagi Perserang. Persis yang tanpa diperkuat empat pilar yakni Heru Setyawan, Johan Yoga, Iqbal Samad, dan Syaiful Ramadhan karena cedera wajib mewaspadai misi kebangkitan dari Singa Ndaru, julukan Perserang.
“Kami membawa 18 pemain ke Serang. Siapa pun yang akan main besok, semua dalam kondisi siap tempur untuk mengamankan poin dari Serang,” ucap Agus Yuwono dalam jumpa pers melalui Media Officer Persis Solo, Rabu (12/9).
Salah satu persoalan yang dihadapi Persis Solo adalah kondisi lapangan Stadion Maulana Yusuf yang cenderung keras. Agus menyebut kondisi lapangan itu membahayakan keselamatan para pemain yang berkompetisi di Liga 2.
Sementara itu, Asisten Pelatih Perserang, Tema Mursadat, optimistis timnya bisa mengamankan poin penuh saat meladeni Persis. Tim pelatih Perserang sudah mengevaluasi kinerja tim yang meraih hasil minor di empat laga terakhir.
“Persis Solo adalah tim kuat dan salah satu tim unggulan di Liga 2. Tanpa menghormati rasa hormat, kami berharap bisa memberi kekalahan kepada Persis Solo,” ucap eks kiper Persib Bandung ini. (JIBI)

MOH. KHODIQ DUHRI