Jatim akan Panen 711.824 Ekor Pedet

SURABAYA—Jawa Timur akan memanen sekitar 711.824 ekor pedet atau anak sapi dari hasil program inseminasi buatan (IB) dalam Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) 2018.
Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur, Wemmy Niamawati, mengatakan tahun ini Jatim ditarget mampu melaksanakan inseminasi buatan sebanyak lebih dari 1,29 juta ekor atau sekitar 43% dari total target nasional. Hingga saat ini realisasi IB di Jatim mencapai 120% dengan angka kelahiran 98%.
”Dari target tersebut, yang telah dipanen sampai 4 Oktober 2018 sebanyak 711.824 ekor pedet. Nanti seremoni panen dilakukan di Blitar sebanyak 2.500 ekor,” ujar dia di Surabaya, Rabu (10/10).
Wemmy mengakui memang tidak mudah dalam melaksanakan program IB lantaran petugas kawin suntik harus door to door atau dari kandang ke kandang memeriksa sapi, sekaligus penyuluhan kepada para peternak.
”Dalam penyuluhan, peternak juga harus dilatih dengan benar, bagaimana cara mengamati sapi birahi,” imbuh dia.
Dia menambahkan saat ini jumlah petugas kawin suntik dari Dinas Peternakan Jatim ini sebanyak 1.436 petugas. Sebanyak 80% di antaranya merupakan petugas swadaya dan 20% merupakan PNS.
Adapun dalam program Upsus Siwab pada 2017, Provinsi Jatim telah mampu merealisasikan program IB sebanyak 1,69 juta ekor lebih atau mencapai 124,32% dari yang ditargetkan sebanyak 1,36 juta ekor.
Kesuksesan tersebut menjadikan Jatim dipilih sebagai lokasi pelaksanaan panen pedet 2018, tepatnya di Kabupaten Blitar yang rencananya digelar pada 19-21 Oktober 2018.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan rencana kegiatan panen pedet dan kontes ternak 2018 ini bakal dilaksanakan di lapangan terbuka milik Perum Perhutani dan Perum Jasa Tirta, Bendungan Lodoyo/Serut, Desa Derungan, Kecamatan Kademangan Blitar.
”Kontes ternak dan panen pedet ini tidak hanya ajang kontes semata karena akan diikuti seluruh daerah tingkat kota/kabupaten se-Jawa Timur dan juga akan menghadirkan petani peternak terbaik dari 34 provinsi,” jelas Amran.
Amran menambahkan pihaknya juga meminta agar balai-balai inseminasi dan litbang Kementan menghadirkan 100 ekor sapi varian baru Belgian Blue dalam gelaran kontes ternak tersebut.
”Sapi Belgian Blue ini bagian dari program Ke-mentan sejak tahun lalu. Sapi ini bisa berbobot 2 ton/ekor sehingga cocok dikembangkan peternak,” imbuh dia.
Dirjen Peterna-
kan dan Kese-hatan Hewan (PKH) Kementan, I Ketut Diamitra, menambah-kan kegiatan kontes ternak dan panen pedet ini dilaksanakan juga untuk meng-apresiasi dan me-motivasi kelom-
pok petani peter-
nak yang ber-partisipasi men-dukung Upsus Siwab. (Peni Widarti/JIBI)