Fokus Tujuh Jenis Pelanggaran Lalin 14 Hari ke Depan Razia Digencarkan

KARANGANYAR—Polisi menyasar tujuh pelanggaran lalu lintas selama 14 hari Operasi Zebra Candi mulai Selasa (30/10) hingga Senin (12/11).

Sri Sumi Handayani
redaksi@koransolo.co

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, membacakan sambutan Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Refdi Andri. Pada sambutan itu disebutkan tujuh prioritas sasaran penindakan pada Operasi Zebra Candi 2018. Mereka adalah pengemudi yang memakai handphone saat mengendarai kendaraan, kendaraan yang melawan arus, sepeda motor yang digunakan untuk memboncengkan lebih dari satu orang, pengendara di bawah umur, pengemudi dan penumpang tidak mengenakan helm SNI, pengemudi sepeda motor yang memakai narkoba dan mabuk, dan pengemudi yang mengendarai kendaraan melebihi batas kecepatan.
“Operasi selama 14 hari. Sasaran penegakan hukum kepada tujuh sasaran pengendara tadi. Tidak pakai helm, lawan arah, langgar rambu-rambu lalu lintas, surat-surat kendaraan, melampaui batas kecepatan, knalpot, dan lain-lain,” kata Kapolres saat ditemui wartawan seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2018 di halaman Mapolres Karanganyar, Selasa (30/10).
Polres Karanganyar menerjunkan 450 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Dishub PKP Kabupaten Karanganyar, Satpol PP, dan lain-lain. Operasi Zebra Candi 2018 mengusung tema Dalam Rangka Penegakan Hukum dan Meningkatkan Kesadaran serta Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalu Lintas. Semboyan mereka adalah Setop Pelanggaran, Setop Kecelakaan, Keselamatan Untuk Kemanusiaan.
Kapolres membacakan amanat apel dari Kakorlantas Polri. Kakorlantas mengingatkan tim operasi menyiapkan diri, sarana, dan prasarana. Dia berharap operasi tahun ini berhasil sesuai tujuan dan sasaran yang ditentukan. Pada amanat tersebut, Kakorlantas memaparkan data hasil operasi zebra tingkat nasional pada 2017 dibandingkan 2016. Kejadian menurun dari 2.960 kejadian pada 2016 menjadi 2.097 kejadian pada 2017 atau turun 863 kejadian. Apabila dipersentase turun 41%.
Kakorlantas mengingatkan kerja sama stakeholder untuk menciptakan keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Dalam upaya meningkatkan kualitas keselamatan dan meningkatkan pelayanan publik, tidak bisa ditangani sendiri oleh polisi. Kakorlantas juga mengingatkan pedoman pelaksanaan tugas, yakni memelihara kesehatan sehingga prima, mengutamakan keselamatan, melaksanakan tugas tanggung jawab, dan lain-lain.
“Harapan tujuan supaya masyarakat tumbuh kesadaran terhadap ketertiban lalu lintas. Selain itu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Mudah-mudahan angka fatalitas turun. Akhirnya kepada cipta kondisi Operasi Lilin Candi dan Tahun Baru,” tutur Kapolres.
Orang nomor satu di Polres Karanganyar itu mengingatkan masyarakat bahwa Operasi Zebra Candi dilakukan rutin setiap hari. Oleh karena itu dia berharap seluruh pengendara melengkapi kendaraan dan surat-surat.