Mayat Mengambang di Kali Mojo Hebohkan Warga

SOLO—Warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, digemparkan dengan penemuan mayat di bawah jembatan Mojo, Semanggi, Kamis (8/11) pagi. Sesosok mayat laki–laki itu ditemukan mengambang di Kali Bengawan Solo di bawah Jembatan Mojo, tanpa identitas. Belakangan, identitas mayat itu diketahui sebagai Ariyanto, warga Klaten.
Budi, salah satu saksi mata, mengatakan sekitar pukul 08.00 WIB, dia sedang menggembala kuda di pinggir sungai, tepatnya di bawah Jembatan Mojo. Tak lama berselang dia mendapatkan informasi dari warga sekitar, Rendi, ada orang meninggal dunia mengapung di bawah Jembatan Mojo.
“Saya sedang angon [menggembala] kuda tiba– tiba Rendi teriak-teriak ada mayat ngapung di kali. Saya langsung melihat lokasi dan saya menyuruh teman saya Wahyono untuk menghubungi Polsek terdekat agar dilakukan olah TKP,” ujarnya Kamis.
Menurut Muhtar, kakak Ariyanto (korban) mempunyai riwayat penyakit stres dan pada hari itu dia sedang mengunjungi ayahnya yang tinggal di kampung dekat Jembatan Mojo. “Adik saya mempunyai riwayat penyakit stres. Kalau kambuh sering pusing. Ariyanto [korban] sedang mengunjungi rumah ayahnya di Solo,” ujarnya.
Muhtar bercerita bahwa adiknya Ariyanto ini bukan warga Solo, melainkan warga Klaten. “Saya tidak tahu kenapa adik saya bisa sampai situ. Saya mendapatkan telepon bahwa adik saya sudah meninggal. Saya bergegas dari Klaten ke sini,” ujarnya.
Menurut Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Aditia Mulya, korban bernama Ariyanto mengalami riwayat sakit stres. “Tadi pihak keluarga sudah menemui kami di kantor polsek untuk mengurus administrasi pengambilan jenazah di RSUD Moewardi Solo. Dari hasil visum tadi tidak ada tanda-tanda pembunuhan atau kekerasan yang dialami korban. Selanjutnya pihak keluarga membawa jenazah ke Klaten untuk dimakamkan di sana,” ujarnya. (Tamara Geraldine)