BUMDesa Wonorejo Jadi Percontohan

SUKOHARJO—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Center Maju Sejahtera, Desa Wonorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, menjadi percontohan di Indonesia.

Trianto Hery Suryono
redaksi@koransolo.co

BUM Desa Center menjadi pusat bisnis masyarakat dan menjadi semacam perbankan di desa.
“BUMDesa Wonorejo ini akan menjadi prototipe desa lain. Seluruh Indonesia, BUM Desa terhubung sehingga akan diketahui sejumlah produk. Ke depan, peran BUM Desa adalah menampung produk-produk desa. BUM Desa juga bisa berperan sebagai lembaga keuangan, perlu permodalan ke BUM Desa, perlu pembinaan informasi ke BUM Desa sehingga BRI akan membantu dalam hal jasa keuangan,” ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, sebelum meresmikan Kantor BUM Desa Center Maju Sejahtera di Balaidesa Wonorejo, Polokarto, Sukoharjo, Sabtu (17/11). Dia mengatakan OJK masuk desa menyinergikan uang dan orang. “Sejak dahulu, orang mempunyai warung jarang menjadi konglomerat. Orang tua berjualan bakso maka anak keturunan berjualan bakso dan berjalan bertahun-tahun. Saatnya sekarang hal itu [pemikiran stagnan] berubah. Desa memiliki sumber segalanya, orang pintar banyak, namun kesempatan belum dikasih. Sumber daya alam ada, air ada, orang-orang memiliki daya nalar sehingga wilayah perdesaan perlu digugah untuk membangun negara,” imbuh dia.
Dia menjelaskan BUM Desa akan dikembangkan sesuai zaman termasuk Internet. “BUM Desa akan lebih berkembang lagi. Wonorejo sini memiliki produksi batik bagus, tetapi tidak terkabarkan. Abon enak, tetapi tak ada yang menyuarakan, maka keberadaan BUM Desa akan mengubah dan mengenalkan ke dunia lewat Internet,” papar dia.
Dia berharap BUM Desa menjadi soko guru penyangga perekonomian daerah. “Semua produksi silakan ditampung di BUM Desa. Kami akan tes pesan secara online,” jelas Wimboh.
Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK, Eko Ariantoro, menjelaskan perlu waktu tiga bulan untuk menyiapkan BUM Desa Wonorejo. Dia mengatakan fasilitas pembentukan BUM Desa dari nol. “Kami sadari akses keuangan masyarakat desa mengalami ketimpangan dengan perkotaan. OJK mendorong ekonomi daerah terus berkembang, dengan program BUM Desa. Kami berharap lima tahun ke depan ekonomi desa meningkat melalui skema BUM Desa center.”
BUM Desa Centre Maju Sejahtera Desa Wonorejo merupakan role model suatu pusat aktivitas ekonomi yang mengintegrasikan antara unit usaha sektor riil dengan unit usaha di sektor jasa keuangan. Skema bisnis BUM Desa Centre Maju Sejahtera dalam menjalankan usahanya telah bersinergi dengan UMKM binaan Bank Wakaf Mikro (BWM) Imam Syuhodo sebagai off-taker maupun enabler dalam mengakses pasar, hal tersebut terlihat dari kehadiran UMKM binaan BWM sebagai bagian dari peserta bazar pada peresmian BUM Desa Center tersebut.
Dia menjelaskan OJK telah memfasilitasi pengembangan skema BUMDesa Center dengan fokus penguatan kepada pilar kelembagaan dan bisnis, pilar akses keuangan, serta pilar digitalisasi. “BUM Desa yang telah memiliki legalitas badan hukum didorong mendirikan unit usaha berbasis potensi desa melalui fasilitasi business matching agar mampu menjadi penggerak ekonomi desa. Juga adanya ketersediaan akses keuangan untuk optimalisasi aktivitas ekonomi masyarakat desa,” jelas dia.