Bulog Jamin Stok Beras Aman Hingga Juli 2019

SEMARANG—Perum Bulog memastikan stok beras aman hingga Juli 2019. Hal ini karena cadangan beras medium mencapai 1,2 juta ton dan stok keseluruhan mencapai 2,7 juta ton.
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) menjelaskan pemerintah tidak akan melakukan impor beras. Hal ini karena kebutuhan beras di negeri ini mencukupi sampai Juli 2019 mendatang. Masyarakat tidak perlu risau karena stok yang mencukupi.
”Saya tegaskan sampai Juli 2019 nanti pemerintah tidak melakukan impor beras. Stok yang dimiliki Bulog sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan beras nasional,” ujar Buwas di Semarang, Kamis (22/11).
Menurut Buwas, ada beberapa wilayah yang memproduksi beras sehingga stok yang dimiliki Bulog akan bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Bulog juga sudah menyiapkan banyak gudang untuk menyerap beras sebanyak mungkin.
Sementara itu, untuk pendistribusian pihaknya akan merata seluruh Indonesia. Menurut dia, dengan banyaknya pendistribusian beras maka penyerapan akan semakin banyak.
”Kami sudah memetakan beberapa daerah yang memiliki potensi panen untuk memperbanyak serapan beras. Penyerapan terus kami optimalkan untuk menampung beras sebanyak mungkin,” katanya.
Dia menambahkan untuk mengahadapi akhir tahun pihaknya bekerja sama dengan Bank Indonesia dalam memetakan daerah yang mengalami kenaikan harga. Sehingga Bulog langsung bisa melakukan operasi pasar.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Divre Jateng M. Sugit Tedjo Mulyono mengatakan serapan beras di Jateng sampai akhir November sekitar 280.000 ton atau setara dengan penyaluran 1 tahun 3 bulan.
Hal tersebut, karena Jateng merupakan salah satu lumbung beras nasional. Sehingga serapan beras di Jateng cukup tinggi. (Alif Nazzala Rizqi/JIBI)