Inggris Berjaya, Italia Merana

LIVERPOOL—Liga Premier Inggris paling banyak mengirimkan wakil ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.

Hanifah Kusumastuti
redaksi@solopos.co.id

Liga kasta tertinggi di Negeri Ratu Elizabeth II ini mengirimkan empat wakil. Mereka mengungguli Liga Primera Spanyol dan Bundesliga yang masing-masing mewakilkan tiga tim ke fase knock-out turnamen antarklub paling elite di Eropa ini.
Tim Liga Premier, Liverpool dan Tottenham Hotspur menyusul duo Manchester, Manchester City dan Manchester United, yang sebelumnya telah memastikan lolos ke fase knock-out. Menariknya, Liverpool dan Tottenham sama-sama menyingkirkan dua tim Italia dalam perebutan tiket ke babak 16 besar, Rabu (12/12) dini hari WIB.
Liverpool menundukkan rival langsung mereka di Grup C, Napoli, dengan skor 1-0 di Stadion Anfield, Liverpool. Mohamed Salah menjadi satu-satunya pencetak gol dalam duel hidup-mati bagi kedua tim tersebut. The Reds, julukan Liverpool, sebenarnya memiliki 21 tembakan on goal. Sayangnya, hanya satu biji yang berbuah gol. Sadio Mane menjadi pemain yang paling banyak menyia-nyiakan peluang dengan melewatkan tiga peluang bersih selama pertandingan.
Kemenangan dengan skor minimalis tersebut membuat Liverpool menggeser posisi Napoli dari peringkat kedua klasemen akhir Grup C. Sedangkan puncak klasemen Grup C dikuasai Paris Saint Germain (PSG) yang berpesta kemenangan 4-1 di markas Red Star Belgrade.
“Saya dipenuhi perasaan senang. Laga ini benar-benar luarbiasa. Hebat, sulit dipercaya. Anak-anak bermain sepenuh hati mereka di lapangan,” ujar Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, seperti dilansir Reuters.
Kiper Liverpool, Alisson Becker, ikut berkontribusi besar membawa timnya lolos ke babak 16 besar setelah mengatasi tembakan striker Napoli, Arkadiusz Milik, dengan penyelamatan heroik di menit-menit akhir. Seandainya Milik mampu mencetak gol penyama kedudukan, maka Liverpool bakal tersingkir dan Napoli yang mendampingi PSG lolos ke babak 16 besar dari Grup C.
“Napoli sudah sangat dekat, tapi itu belum cukup [membawa kami lolos]. Kami benar-benar tidak menyesal. Para pemain sudah tampil bagus di grup yang sangat sulit ini,” ungkap Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti.
Tottenham juga membuat tim Italia lainnya, Inter Milan, meredam mimpi ke babak 16 besar. Tim asal London Utara ini memastikan langkah ke fase knock-out secara dramatis pada partai penutup Grup B. Lawan Spurs, Barcelona, yang sudah jauh-jauh hari dipastikan lolos sebagai juara grup, menurunkan sebagian besar pemain lapis kedua. Tapi, Spurs malah nyaris terkapar di Camp Nou.
Tim polesan Mauricio Pochettino ini tertinggal gol solo run Ousmane Dembele pada menit ke-7. Di pertandingan lain Grup B, Inter juga ketinggalan 0-1 dari lawan mereka, PSV Eindhoven, setelah Chucky Lozano menggetarkan gawang tim tuan rumah di Giuseppe Meazza, pada menit ke-13.
Satu kaki Inter bahkan sudah berada di babak 16 besar ketika mereka menyamakan kedudukan 1-1 dengan gol Mauro Icardi pada menit ke-73. Akan tetapi, Spurs enggan melempar handuk. Rival “sekompleks” Arsenal ini akhirnya memastikan diri sebagai tim Liga Premier keempat yang mampu melaju ke babak knock-out setelah Lucas Moura melesakkan gol balasan ke gawang Barca pada menit ke-85.
Spurs dan Inter sama-sama finis dengan mengoleksi 8 poin. Tapi Harry Kane dkk. yang berhak melaju ke babak berikutnya karena mereka unggul head-to-head atas Nerazzurri, julukan Inter Milan. “Saya sangat senang, sangat bangga. Saya ingat setelah [hasil imbang] melawan SPV, tidak ada yang percaya kami, ini misi mustahil, namun kami akhirnya bisa di sini, lolos ke babak selanjutnya,” ujar Pochettino, seperti dikutip dailymail.co.uk. (JIBI)