Pertamina Siapkan 32 SPBU Kantong di Jateng-DIY

SOLO—Pertamina MOR IV menyiapkan 12 kios pertamax yang dilengkapi dengan mobile dispenser dan BBM kemasan di jalur tol. Selain itu Pertamina juga mengadakan 32 SPBU Kantong di wilayah Jateng dan DIY.
Fasilitas tersebut akan disebar di beberapa jalur mudik regular, ruas tol,  serta di jalur wisata yang rawan dengan kepadatan pengguna kendaraan. Pertamina menjamin pelayanan terbaik pada periode libur Natal dan Tahun Baru 2019 (Nataru).
“Kami menyiapkan beberapa fasilitas alternatif tempat pengisian BBM agar masyarakat dengan mudah bisa memperoleh akses mengisi BBM untuk kendaraannya,” kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng dan DIY, Andar Titi Lestari, kepada wartawan di Solo, Kamis (20/12).
Menurut Andar, alasan dibukanya fasilitas pengisian bahan bakar kendaraan di ruas jalan ton adalah karena ada prediksi peningkatan penggunaan jalur tol selama libur Nataru. Untuk fasilitas di jalur tol yang ada di jalur Solo-Ngawi terdapat empat lokasi pelayanan, di antaranya di KM 487 A, 519 A, 519 B dan 538 B.
”Di lokasi itu kami siapkan mobile dispenser dan kemasan pertamax, dexlite, dan Pertamina dex dengan kemasan isi 10 liter. Sedangkan SPBU Kantong tujuannya adalah untuk mempercepat proses distribusi BBM. SPBU Kantong ini disiapkan guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki menuju titik lokasi SPBU untuk kebutuhan suplai,” terang dia.
Untuk wilayah Soloraya, SPBU Kantong di siapkan di bebara wilayag di antaranya di Sragen, Wonogiri dan dua lokasi di Boyolali yaitu di Watuagung dan Ampel.
Untuk memastikan konsumen mendapatkan kemudahan dalam memperoleh BBM dan elpiji, Pertamina berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, BUJT serta Polda Jateng dan Polda DIY dalam menentukan lokasi fasilitas kiosk dan SPBU Kantong.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang ingin mudik dan berwisata agar mengisi tangki full di SPBU sebelum berangkat.
Kemudian untuk mempermudah menemukan SPBU terdekat saat perjalanan, masyarakat dapat mengunduh aplikasi MyPertamina atau menghubungi layanan kontak Pertamina di 1-500 000. (Bayu Jatmiko Adi/JIBI)