Baru 29,4% OP Nonkaryawan Lapor SPT

SOLO—Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah II siap menggenjot kepatuhan wajib pajak khususnya untuk orang pribadi (OP) nonkaryawan. Hal ini menyusul masih rendahnya WP OP nonkaryawan dalam melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) wajib pajak pribadi. Kanwil DJP Jateng II mencatat baru 29,4% OP nonkaryawan yang melaporkan SPT dengan E-Filing pada 2018.
Kepala Kanwil DJP Jateng II, Rida Handanu, mengatakan pihaknya terus mengejar OP nonkaryawan yang banyak belum melaporkan SPT wajib pajak tahun lalu. Hal ini lantaran realisasinya jauh dari target. Di sisi lain, WP badan pun juga bakal ditertibkan.
“Kami terus kejar WP yang belum lapor, khususnya orang pribadi nonpegawai. Maka dari itu, ini menjadi pekerjaan rumah [PR] bagi kami,” ujar dia kepada wartawan akhir pekan lalu.
Di lingkup Kanwil DJP Jateng II, target WP E-Filling untuk OP nonpegawai sebanyak 55.713 OP. Dari jumlah ini, yang lapor hanya 16.393 OP atau baru 29,4%. Sedangkan WP badan dari sasaran 36.799, realisasinya sebanyak 16.133 atau mencapai 43,8%.
Sebaliknya, kepatuhan OP karyawan dalam melaporkan SPT wajib pajaknya melebihi target, yakni mencapai 107%. Sasaran OP karyawan ini sebanyak 239.696 WP, sementara yang lapor sebanyak 257.700 WP.
Tinggi
Dari 12 Kantor Pajak Pratama (KPP) di wilayah Kanwil DJP Jateng II, capaian KPP Karanganyar paling tinggi WP sasaran E-Filing-nya, yakni penghitungan realisasi sebesar 92,15% dan capaian realisasi 112,38%. Sementara yang paling rendah adalah KPP Magelang, yakni penghitungan realisasi 70,7% dan capaian realisasi 86,21%.
“Sebenarnya tingkat kepatuhan WP yang melaporkan SPT secara keseluruhan hampir 100%, yakni realisasinya 98,49%. Ini melebihi target kami sebesar 65%,” imbuh dia.
Sementara itu, untuk jumlah WP yang membayar pajak mengalami kenaikan baik itu badan maupun WP OP. Perinciannya untuk jumlah WP badan yang membayar pajak naik sebesar 2,74%, yakni dari 9.200 WP menjadi 9.461 WP. Sedangkan untuk WP OP yang membayar pajak naik 69%  dari 82.700 WP menjadi 123.600 WP.
Pada periode Januari-Maret 2019 pihaknya akan menyasar ke pemenuhan SPT tahunan.
Sebelumnya, penerimaan pajak di lingkup Kanwil DJP Jawa Tengah II selama 2018 tumbuh sebesar 14,06% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya tumbuh 2,69%. Penerimaan pajak 2018 ini mencapai 91,16% atau senilai Rp11,402 triliun. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang tercapai 86,38% atau Rp9,99 triliun. (Farida Trisnaningtyas)