Kandang Berisi Belasan Ribu Ayam Ambruk

KLATEN—Kandang berisi 17.000 ayam di Dukuh Mejing, Desa Malangan, Kecamatan Tulung ambruk setelah diterjang angin kencang, Senin (7/1) sore. Pemilik kandang diperkirakan rugi mencapai Rp500 juta.
Angin ribut menerjang wilayah Dukuh Mejing sekitar pukul 15.00 WIB. Kandang ayam yang ambruk milik Giyanto berada di tengah lahan persawahan. Kandang itu berukuran 3 meter x 72 meter berisi 17.000 ayam berumur 16 hari yang terbagi dalam tiga tingkat. Seluruh bagian kandang dibangun berbahan bambu dan pagar tembok ambruk akibat diterjang angin.
“Untuk jenis ayam yakni ayam pedaging. Saat kejadian itu ada dua pekerja yang jaga. Mereka berhasil menyelamatkan diri,” kata pengelola kandang, Agus, 28, saat ditemui di sekitar kandang ambruk, Selasa (8/1).
Agus mengatakan sekitar 3.600 ekor ayam berhasil diselamatkan dari reruntuhan kandang dan dipindahkan ke kandang lain hingga Senin petang. Sementara, proses penyelamatan ayam yang masih hidup terus dilakukan hingga Selasa lantaran masih banyak ayam yang terperangkap di antara reruntuhan kandang.
Terkait jumlah ayam yang mati, Agus belum bisa memastikan. Namun, sekitar 50 persen ayam di kandang tersebut mati. ”Kandang dibangun sekitar dua tahun terakhir. Untuk total kerugian kami perkirakan Rp500 juta,” tutur Agus.
Kepala Desa Malangan, Subagyo, mengatakan hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Malangan selama hampir satu jam pada Senin sore. Ia menuturkan hujan tersebut disertai hujan es. “Suara hujannya itu trotok-trotok dan deras,” kata Subagyo saat ditemui di ruang kerjanya.
Selain kandang ayam, terjangan angin kencang juga membuat sejumlah pohon di wilayah Malangan ambruk. Namun, ia memastikan tak ada pohon yang ambruk hingga melintang di badang jalan kampung. “Tidak ada warga yang menjadi korban jiwa. Ada beberapa pohon ambruk namun tidak sampai menutup jalan,” ungkapnya. (Taufiq Sidik Prakoso)