Pemprov Jateng Setujui Tol Solo-Jogja

SEMARANG—Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng akhirnya menyetujui pembangunan jalan tol Solo-Jogja dan Bawen-Jogja.

Alif Nazzala Rizqi
redaksi@koransolo.co

Namun demikian, Pemprov Jateng berharap exit tol tetap dekat dengan bangunan cagar budaya.
Jalan tol Bawen-Jogja sepanjang 77 kilometer ini dimulai dari Ambarawa, Pringsurat, Magelang, dan Mungkid. Di Yogyakarta, melewati Bendung, Karangtalun, Minggir, dan Sleman. Kemudian memanjang sampai ringroad utara. Total investasinya Rp12,139 triliun.
Sedangkan tol Solo-Jogja memiliki panjang mencapai 54 kilometer dengan nilai investasi Rp19 triliun. Diawali dari Solo, Klaten dan Yogyakarta. Rencananya, juga ada bagian ruas yang melayang.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sepakat ruas tol Solo-Jogja tak melewati kawasan Candi Prambanan. Hal tersebut sesuai yang diinginkan Pemda DIY supaya tidak merusak situs-situs penting di sana. Begitu pula dengan tol Bawen-Jogja, pihaknya juga setuju jalur tak bersinggungan dengan area Candi Borobudur.
”Tidak langsung nerabas lewat candi dan situs. Tapi di pinggirannya dan ada exit tol yang bisa menuju tempat wisata yang menuju Borobudur dan Prambanan. Itu kan menarik,” ujar Ganjar di Semarang, Rabu (9/1).
Selain dua wisata andalan itu, diharapkan nanti exit tol juga bisa menjangkau daerah wisata pendukung di Jateng dan DIY lainnya. ”Tapi aksesibilitas harus bisa menuju ke dua titik itu [Prambanan dan Borobudur]. Secara teknis biarkan insinyur menghitung, kami kasih rambu-rambu,” tambah dia.
Ganjar pribadi belum menerima rancangan trase untuk infrastruktur calon penghubung provinsi Jateng dan DIY. Hal itu dikarenakan detail engineering design (DED) memang belum rampung.
”Semua yang masih konsep saya biarkan, kalau mereka sudah bikin desain saya undang untuk paparan. Saat ini Kementerian PUPR menghitung aksesibilitas kecepatan dan traffic management. Kalau sudah detail dan eksekusi akan saya minta untuk paparan. Sehingga hal-hal yang ditakutkan publik bisa dikomunikasikan dengan baik,” papar dia.
Sebelumnya, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. menargetkan bisa memulai konstruksi jalan tol Solo-Jogja pada 2019 ini. BUMN ini akan berkongsi dengan Grup Gama untuk menggarap ruas jalan tol yang ditaksir menghabiskan investasi Rp19 triliun. (JIBI)