SGS Didorong Tarik Wisatawan

SOLO—Pelaksanaan Solo Great Sale (SGS) 2019 diharapkan berkontribusi dalam mendatangkan pengunjung atau wisatawan dari luar daerah. Hal tersebut untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan jumlah wisatawan yang masuk ke Indonesia.
Wakil Ketua Panitia SGS 2019, Daryono, mengatakan pada pelaksanaan tahun ini diharapkan jumlah merchant SGS akan semakin banyak. Panitia menargetkan jumlah tenant yang ikut sebanyak 6.000 tenant. Jumlah tersebut meningkat 1.000 tenant dari target tahun sebelumnya. ”Lokasi penukaran poin juga akan kami tingkatkan untuk memudahkan wisatawan atau masyarakat mengakses informasi dan penukaran poin SGS,” ujar dia kepada wartawan, Rabu (9/1).
Daryono berharap pelaksanaan SGS 2019 tahun ini bisa menjadi momentum meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Solo dan sekitarnya. ”Secara nasional tahun ini merupakan tahun pencapaian 2 juta kunjungan wisatawan di Indonesia. Kami ingin SGS turut berkontribusi mendatangkan wisatawan ke Solo, baik domestik maupun mancanegara,” terang dia.
Pihaknya berharap peserta SGS dari para pelaku pariwisata yang terlibat. Baik dari perhotelan, travel agent, penerbangan, pelaku bisnis transportasi, dan sebagainya. ”Tahun sebelumnya juga sudah mengarah ke sana, hanya kepesertaannya belum optimal. Kami harap tahun ini lebih banyak,” kata dia. Melalui promo yang digelar serta paket-paket wisata yang menarik, seperti city tour, diharapkan bisa menarik perhatian masyarakat luar untuk datang ke Solo.
Keberadaan jalan tol yang telah menghubungkan Solo dengan daerah-daerah di sekitarnya diprediksi juga akan menarik perhatian masyarakat luar untuk datang ke Solo.
Menurut Daryono, salah satu indikator kesuksesan pelaksanaan SGS adalah dari kunjungan masyarakat ke Solo. Sebagai persiapan, pihaknya terus melakukan sosialisasi. ”Nanti malam kami menggelar sosialisasi dengan para pelaku usaha terkait SGS ini,” kata dia.
Dia mengatakan belum lama ini juga telah membahas SGS untuk sektor mal atau pusat perbelanjaan. Dari pembahasan tersebut Daryono mengatakan semua pusat perbelanjaan di Solo akan berpartisipasi dalam SGS 2019 yang direncanakan digelar Februari nanti.
Public Relation Solo Grand Mall (SGM), Ni Wayan Ratrina, membenarkan telah adanya pembahasan internal SGS 2019 bidang mal. ”Untuk SGS, kami akan berpartisipasi. All tenant akan ikut serta, baik tenant kecil maupun besar,” kata dia kepada Koran Solo, Rabu.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Solo, jumlah kunjungan wisatawan di Solo, setiap tahunnya cenderung naik. Pada 2016 ada 4.395.550 pengunjung yang terbagi 33.682 pengunjung mancanegara dan 4.361.868 pengunjung domestik. Sedangkan di 2017, terdapat 4.503.245 pengunjung yang terbagi 34.423 pengunjung mancanegara dan 4.468.822 pengunjung domestik. Sedangkan pada 2018, jumlah kunjungan wisatawan ke Solo per Oktober sebanyak 3.406.547 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 22.512 pengunjung mancanegara dan 3.384.035 pengunjung.