Suami Aniaya Pria yang Dikeriki Istrinya

BOYOLALI—Diduga cemburu, Deni Kurniawan, 31, warga Dukuh/Desa Kebonan, Kecamatan Karanggede, Boyolali, membacok Supriyanto, 49 warga Dukuh Mongkrong, Desa Karangjati, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali yang baru saja dikerik istri Deni, Lela Martina, 40, Selasa (8/1).
Akibat penganiayaan itu, Supriyanto mengalami luka sobek di bagian lengan dan punggung hingga dilarikan ke Rumah Sakit Sisma Medika, Karanggede.
Peristiwa itu berawal saat Supriyanto bertamu ke rumah Deni sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu Supriyanto mengeluh tidak enak badan dan hendak meminta istri Deni untuk mengerikinya.
Namun Lela sedang berada di pasar dan baru pulang sekitar pukul 10.00 WIB. Kepada Lela, Supriyanto juga mengungkapkan keinginannya untuk dikerik. Sebagai istri, Lela meminta izin kepada suaminya untuk memenuhi permintaan Supriyanto dan diizinkan.
Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto mewakili Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, selanjutnya Supriyanto dan Lela masuk ke ruang tamu untuk kerikan, sementara Deni berada di pintu depan.
Setelah kerikan yang berlangsung sekitar 20 menit itu selesai, Supriyanto pamit pulang ke indekosnya di Desa Kebonan. “Sekitar pukul 13.45 WIB korban yang sedang berada di indekos ditelepon oleh pelaku supaya datang ke rumah [Deni], Korban pun datang,” ujar Willy saat diemui wartawan di Boyolali, Rabu (9/1).
Saat Supriyanto sampai di rumah, Deni menanyakan apakah Supriyanto ingin coba-coba kepada Deni. “Kowe arep nyoba aku? [Kamu mau nyoba saya]. Lalu dijawab Supriyanto dia tidak punya pikiran apa-apa kepada istrinya,” kata Willy menirukan dialog keduanya.
Selanjutnya pelaku memukul muka Supriyanto satu kali hingga korban terjatuh. Saat korban mencoba berdiri pelaku mengambil sabit dari balik badannya lalu diayunkan ke arah korban.
Sementara itu, melihat perkelahian tersebut, Lela berusaha melerai hingga terkena sabetan senjata tajam suaminya. Lela mengalami luka pada jari telunjuk dan jempol tangan kiri. Pelaku yang belum puas mendekati Supriyanto lalu mengayunkan lagi sabitnya. Saat itu Supriyanto berusaha menangkis dengan tangan kirinya sehingga kena sabetan arit hingga luka.
Supriyanto pun berusaha berlari ke luar rumah. Belum sempat ke luar pintu, pelaku kembali mengayunkan sabitnya hingga mengenai punggung sebelah kiri. Setelah berhasil keluar rumah, Supriyanto pun ditolong warga dan pada saat itu ia melihat Deni kabur. Willy mengatakan, saat ini pihaknya masih memburu Deni. “Pelaku masih kami buru. Semoga segera tertangkap,” imbuhnya. (Akhmad Ludiyanto)