Penghormatan untuk Lawan

MANCHESTER—Tidak ada kamus main-main bagi Manchester City di turnamen domestik musim ini.

Chrisna Chanis Cara
redaksi@solopos.co.id

Setelah menghajar Rotherham United dengan skor 7-0 di babak ketiga Piala FA, The Citizens giliran menghajar Burton Albion sembilan gol tanpa balas pada leg pertama semifinal Piala Liga, Kamis (10/1) dini hari WIB.
Kemenangan super telak tersebut membuat mereka 99,9% bakal menjejaki babak final meski harus menjalani leg kedua di markas Burton, Kamis (24/1). Sejak awal, City memang tak ingin hanya “jalan-jalan di taman” dengan memainkan sejumlah pemain inti seperti Leroy Sane, Kevin de Bruyne, Kyle Walker, hingga David Silva dari menit pertama. Mereka berkolaborasi dengan pemain muda macam Eric Garcia, Oleksandr Zinchenko, hingga kiper Arrijanet Muric.
Hasilnya luar biasa. Manchester Biru benar-benar mendikte Burton lewat 74% penguasaan bola serta 28 tembakan yang 14 di antaranya tepat sasaran. Sementara Burton yang notabene klub League One (kasta ketiga di liga Inggris) hanya mencatat satu tembakan mengarah ke gawang dari empat percobaan. “Ini adalah cara terbaik untuk menghormati kompetisi dan lawan,” ujar Pelatih City, Josep “Pep” Guardiola, seperti dilansir BBC, Kamis.
City hanya butuh lima menit untuk mengubah papan skor. De Bruyne berhasil menyelesaikan umpan silang David Silva lewat sundulan yang memperdaya kiper Bradley Collins. Keran gol kembali mengucur saat City hanya butuh tujuh menit untuk mencetak tiga gol yakni lewat aksi Gabriel Jesus (menit ke-30 dan 34) serta Zinchenko di menit ke-37.
Unggul empat gol di babak pertama tak membuat City mengendurkan tekanan. Di babak kedua, City menambah lima gol via dwigol Jesus (menit ke-57 dan 65), Phil Foden (menit ke-62), Walker (menit ke-70) serta Riyad Mahrez (menit ke-83).
“Sangat penting bisa mengambil keuntungan seperti ini. Kami tidak menyangka bisa mencetak gol sebanyak ini tapi ini bagus karena kami sudah lolos ke final, itu menyenangkan,” ucap Pep.
Ini menjadi kemenangan terbesar Guardiola bersama City. Namun ini bukan kali pertama Pep meraih keunggulan dengan skor serupa. Pada 2011, saat masih melatih Barcelona, Pep juga pernah menang 9-0 melawan L’Hospitalet di Copa del Rey. “Jujur saja, kami ingin lebih, fans juga ingin lebih. Kami harap kami bisa mencetak 10 [gol], mungkin lain kali,” ujar Zinchenko.
Sementara itu, Manajer Burton, Nigel Clough, tidak menyesali kekalahan telak yang dialami anak asuhnya. Dia bahkan mengakui tak banyak yang bisa dilakukan oleh tim berjuluk Brewers itu. Perbedaan kualitas, imbuhnya, tak bisa dipungkiri. “Mereka bukan hanya memukul, tapi juga memusnahkan kami. Kami bisa melakukan lebih baik, tapi jurang [kualitas] yang ada sulit dimengerti.” (JIBI)