Sepekan, 2 Pencuri Berkeliaran di BTC

MARIYANA RICKY P.D.

SOLO—Sejumlah pengusaha di pusat perbelanjaan Beteng Trade Center (BTC) Solo mengeluhkan aksi pencurian yang terjadi sepekan belakangan ini. Seorang pemilik kios dan penyedia jasa kulak kehilangan barang dagangan. Aksi itu terjadi hanya selisih satu hari.
Pemilik Kios Denora Fashion di Lantai II BTC, Sigit Sukoco, 27, mengaku kehilangan selusin baju pada Selasa (8/1) lalu. Aksi pencuri terekam kamera closed circuit television (CCTV) memasuki lapak miliknya pada pagi hari saat belum ada toko yang buka.
“Kejadian Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Saya memiliki tiga kios. Satu kios permanen dan dua lapak. Pencuri mengambil di lapak ini. Memang, lapak tersebut hanya lemari kayu yang ditutup kain biru yang melingkar. Namun, selama ini tidak pernah ada masalah, baru kejadian Selasa,” kata dia saat berbincang dengan Koran Solo, Jumat (11/1).
Bersambung ke Hal. 6 Kol. 1
Dalam rekaman kamera CCTV, pencuri berjenis kelamin perempuan itu mengenakan jilbab cokelat bunga-bunga, kaus pink, dan celana gelap. Ia tampak memutari lapak sesaat sebelum menjalankan aksi. “Anehnya, yang dicuri termasuk best seller. Kalau tidak ada rekaman CCTV mungkin tidak ketahuan karena kami mendeteksi kehilangan itu setelah petugas administrasi mengecek stok barang,” papar Sigit sambil menyebut barang yang hilang itu senilai Rp1,5 juta.
Penyedia jasa kulak, Aquavilla, 29, mengaku kehilangan troli dagangan berisi puluhan baju dan jilbab di Blok O Lantai II BTC pada Kamis (10/1) siang. “Saya fokus memilih dan menghitung dagangan di salah satu toko. Troli saya letakkan tidak jauh dari saya duduk. Saya benar-benar tidak sadar ada yang membawa pergi troli. Setelah selesai itungan, saya mau memasukkan dagangan ke troli, hla kok ternyata sudah tidak ada. Panik sekali. Saya pengin kejar dan sempat lapor satpam ciri troli yang hilang. Enggak terkejar,” tuturnya.
Aquavilla kemudian mengecek rekaman CCTV di sekitaran toko tempat troli hilang. Di rekaman itu tampak pelaku yang membawa troli. Seorang perempuan bergamis gelap yang sebelumnya mondar-mandir di sekitar toko. “Sayangnya enggak kelihatan wajahnya karena kamera CCTV merekam dari atas. Kerugian sekitar Rp2,5 juta. Saya harus mengganti uang ke reseller yang titip,” ucap warga Kartasura, Sukoharjo, itu.
Saat dimintai konfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Pasar Kliwon, Iptu Tarto, belum menerima laporan pencurian. Hanya, ia mengakui beredarnya rekaman kamera CCTV kasus itu di media sosial. Pihaknya tak bisa bertindak apabila tidak ada laporan. Selama ini, kasus pencurian di BTC jamaknya diselesaikan oleh petugas satpam. Ia mengimbau pemilik kios membuat laporan agar pelaku lekas ditangkap. “Saya mendengar info pencurian ini sejak lama, tapi memang enggak ada yang dilaporkan,” kata Tarto mewakili Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Ariakta Gagah Nugraha. (JIBI)