THAILAND MASTERS 2019 Misi Menyelamatkan Muka Indonesia

BANGKOK—Fitriani kembali lolos dari lubang jarum setelah menang susah payah atas Yeo Jia Min (Singapura), 14-21, 21-15, 21-18 di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Jumat (11/1).
Fitriani mengemban misi menyelamatkan muka Indonesia di turnamen tersebut karena dia jadi satu-satunya wakil Merah Putih yang lolos ke semifinal. Tiga wakil Indonesia yang lain yaitu Firman Abdul Kholik, Alfian/Marsheilla, dan Akbar/Winny, kandas di perempat final.
Ini kali ketiga Fitrani bangkit dari kondisi genting di turnamen tersebut. Kemenangan atas Yeo Jia Min sekaligus mengakhiri kutukan Fitriani saat melangkah ke perempat final turnamen. Dari lima turnamen terakhir pada tahun 2018, pemain 20 tahun itu empat kali terhenti pada fase perempat final.
Empat turnamen tersebut yakni Indonesia Masters 2018, Chinese Taipei Open 2018, Saarlorlux Open 2018, dan Korea Masters 2018, seperti dilansir bwfbadminton.com.
Kerja keraslah yang membuat pemain mungil ini mampu menghentikan teror saat memasuki babak delapan besar. Sebelum laga, Fitriani memang sedikit diuntungkan dengan rekor apiknya melawan Yeo Jia Min yakni 2-0. Namun Fitriani nyatanya harus menguras keringat untuk mengakhiri perlawanan Yeo dalam waktu satu jam.
Di babak semifinal, Fitriani akan menghadapi sesama pemain nonunggulan yakni Deng Joy Xuan (Hong Kong). Xuan patut diwaspadai karena mampu menumbangkan unggulan ketiga asal Kanada, Michelle Li, 21-6, 13-21, 21-10, di perempat final. Xuan juga mengalami grafik peningkatan pesat setengah tahun terakhir. Xuan kini telah menghuni peringkat 43 dunia atau 10 tingkat di bawah Fitriani. Padahal pada April 2018 ranking Xuan masih di kisaran 230-an. (Chrisna Chanis Cara/JIBI)