Gara-Gara Pakai Mobil Dinas Saat Kunjungi Prabowo Pimpinan DPRD Gunungkidul Divonis 2 Bulan Penjara

SLEMAN—Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman memvonis Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul, Ngadiyono, bersalah atas perkara pidana pemilu penggunaan kendaraan dinas dalam kunjungan Capres 02 Prabowo Subianto ke Hotel Prima SR, Sleman, pada Rabu (28/11) lalu. Ngadiyono dijatuhi hukuman dua bulan kurungan dengan masa percobaan selama empat bulan dan denda Rp7,5 juta.
Vonis tersebut lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut terdakwa 3 bulan penjara dan denda Rp 10 juta.
Ketua Majelis Hakim, Suparna, menyatakan terdakwa Ngadiyono terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam kasus dugaan tindak pidana pemilu. Ngadiyono dihukum pidana karena melanggar Pasal 581 jo. Pasal 280 ayat 1 huruf h UU No.7/2017 tentang Pemilu. ”Sesuai fakta hukum yang terungkap, terdakwa memenuhi unsur-unsur tersebut. Untuk itu, terdakwa dijatuhi hukuman dua bulan penjara, dan denda Rp 7,5 juta dengan masa percobaan empat bulan,” jelas dia.
Penasihat hukum terdakwa, Asman Semendawai, mengatakan kliennya menerima vonis tersebut dan tidak akan mengajukan banding. ”Prinsipnya kami menerima keputusan hakim. Klien saya menerima keputusan dan mengaku bersalah, namun seperti itu dia sebenarnya tidak sengaja,” kata Asman.
Sementara itu, Koodinator Divisi Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY, Sri Rahayu Werdaningsih, mengatakan akan berdiskusi lebih lanjut untuk menentukan langkah yang akan ditempuh.
”Kami menerima keputusan hakim, karena hakim memiliki kewenangan yang tidak dapat diintervensi, nanti kami diskusikan dengan Bawaslu Sleman, jaksa dan polisi untuk menyikapi keputusan ini, apakah menerima, atau banding, karena masih ada waktu tiga hari,” kata Sri Rahayu.
Melalui kasus ini, ia berharap bisa menjadi pembelajaran bagi partai politik, termasuk calon legislatif (caleg), atau pejabat negara agar tidak menggunakan fasilitas negara saat berkampanye. ”Sekecil atau sebesar apa pun hukuman yang dijatuhkan, kami bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa kami serius untuk menindak dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu demi kelancaran pemilu,”kata dia.
Seperti diketahui, Ngadiyono yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Gunungkidul diajukan ke meja hijau karena kedapatan menggunakan mobil dinas untuk menghadiri acara capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, pada Rabu (28/11) lalu di Hotel Prima SR, Sleman. (Yogi Anugrah)