Kasus Jalan Terus Meski Ada Kesepakatan Damai Polisi Tidak Temukan Indikasi Perkosaan Mahasiswi UGM

SLEMAN—Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY terus melakukan penyidikan kasus dugaan perkosaan yang melibatkan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta meski sudah ada kesepakatan damai antara Agni (nama samaran) selaku korban dengan HS sebagai pelaku. Meski demikian, polisi mengaku menemukan fakta yang bertentangan. Yakni tidak ada indikasi perkosaan maupun pencabulan dalam kasus tersebut.
”Itu indikasi tidak ada perkosaan dan pencabulan sangat kuat, dari seluruh alat bukti yang kami miliki, namun itu belum kesimpulan, sekali lagi itu belum kesimpulan. Masih ada satu gelar perkara yang akan menjadi tahapan dari kesimpulan penyidik. Saya tidak mau bohong kepada publik. Masyarakat harus mendapatkan informasi yang sejelas jelasnya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda DIY, Kombes Pol. Hadi Utomo, kepada wartawan pada Rabu (6/2)
Pihaknya menyambut baik adanya kesepakatan damai antara HS yang merupakan mahasiswa Fakultas Teknik dan Agni, mahasiswi Fisipol. Namun, jajarannya bertugas untuk membuktikan apakah terjadi pemerkosaaan dan pencabulan pada peristiwa tersebut. ”Sebagai penyidik, rangkaian penyidikan kami tetap berjalan. Karena perdamaian itu hanya nanti menyumbang kepada kami bahwa kedua pihak sudah tidak mempermasalahkan lagi atas peristiwa yang terjadi, tapi sampai sekarang penyidikan kami belum selesai,”ujar dia.
Polisi sudah meminta pendapat dari beberapa ahli hukum sebagai pertimbangan untuk memutuskan apakah peristiwa ini merupakan tindak pidana atau bukan. Setelah mengumpulkan keterangan saksi, alat bukti, dan keterangan ahli, polisi akan melakukan gelar perkara untuk menentukan nasib kasus tersebut. Hadi mengaku belum menerima nota kesepakatan perdamaian antara pelaku dan korban yang difasilitasi UGM tersebut.
Sementara itu, kuasa hukum HS, Tommy Susanto, meminta polisi untuk menghormati kesepakatan damai dua pihak yang bersengketa. ”Nanti untuk lebih jelasnya akan saya sampaikan kepada media saat jumpa pers pada Jumat,” ujar dia. Tommy bersikeras kliennya tidak melakukan apa yang dituduhkan selama ini. (Yogi Anugrah/JIBI)