Kelanjutan Penyidikan Kasus Mafia Bola Polisi Tahu Siapa Pelaku Perusakan Dokumen

JAKARTA—Sejumlah saksi yang diperiksa Satgas Antimafia Bola menyebut berkas yang berisi dokumen keuangan Persija Jakarta sengaja dirusak sebelum disita petugas saat menggeledah kantor PT Liga Indonesia.
”Sudah ada saksi yang mengatakan itu, yang memberikan kesaksian bahwa memang benar mereka ini melakukan [perusakan dokumen] sebelum dilakukan penggeledahan,” ucap Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Syahar Diantono, di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/2).
Namun, pengakuan itu masih perlu dicek silang dengan keterangan saksi-saksi lain. Syahar pun menyebut identitas pelaku perusakan dokumen sudah diketahui namun tidak bisa diungkapkan ke publik. ”Ada, yang melakukan ada, sudah mengakui dari internal mereka lah, itu kan di PT Liga, sudah ada, namun nantilah. Nanti baru kita kroscek lagi. Ini kan baru keterangan saksi yang masih perlu kita kroscek lagi kebenarannya. Ada 3 orang yang sudah memberikan keterangan itu,” kata Syahar.
Penyidik akan memeriksa rekaman kamera CCTV dari bekas kantor PT Liga Indonesia. Polisi mendengar informasi yang menyebutkan ada upaya-upaya untuk menghambat penyidikan.
Seperti diketahui, Satgas Antimafia Bola menemukan berkas-berkas yang sudah dihancurkan menggunakan mesin saat menggeledah bekas kantor PT Liga Indonesia di Rasuna Office Park DO-07 pada Jumat (1/2) lalu. Kertas-kertas yang sudah dihancurkan itu belakangan diduga tim satgas sebagai dokumen keuangan Persija Jakarta. (Detik/JIBI)