KSAU: Proses Kedatangan Sukhoi ada di Kemenhan

MAGETAN—Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna menyampaikan proses pengadaan sebelas unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 saat ini masih di Kementerian Pertahanan (Kemhan). Saat ini TNI AU baru mempersiapkan infrastruktur untuk kedatangan pesawat produksi Rusia tersebut.
Marsekal Yuyu menuturkan untuk tanda tangan kontrak pengadaan sebelas pesawat Sukhoi telah dilakukan pasa Februari tahun lalu. Saat ini proses pengadaan masih di Kemenhan. Sedangkan untuk proses di TNI AU dan Mabes TNI telah selesai.
”Sekarang tinggal di Kementerian Pertahanan. Kan masih banyak permasalahan atupun proses yang harus ditempuh. Seperti imbal dagang, transfer teknologi,” kata dia seusai meresmikan monumen F-5 Tiger di Pos Timur Lanud Iswahjudi Magetan, Rabu (6/2).
KSAU menginginkan sebelas pesawat Sukhoi itu segera tiba di Indonesia supaya bisa segera memperkuat angkatan udara Indonesia. Pesawat Sukhoi ini akan ditempatkan di Lanud Iswahjudi.
Belum Mencukupi
Sembari menunggu kedatangan pesawat Sukhoi, kata dia, TNI AU saat ini sedang mempersiapkan infrastruktur di Lanud Iswahjudi. Infrastruktur yang ada saat ini belum mencukupi karena pesawat Sukhoi membutuhkan tempat yang lebih luas.
”Infrastruktur yang ada saat ini misal shelter maupun hanggar tidak cukup digunakan secara langsung. Karena Sukhoi ini besar. Sehingga harus membangun yang baru,” jelas dia.
Shelter pesawat Sukhoi akan ditempatkan di sebelah barat landasan. Untuk tahun ini diprioritaskan pembangunan apron dan shelter. Sedangkan tahun depan baru membangun hanggar. Nantinya saat pesawat Sukhoi telah tiba, infrastruktur penunjang sudah siap semuanya. (JIBI/Madiunpos.com/Abdul Jalil)