TRANSPORTASI PUBLIK Waktu Tunggu BST Makin Singkat

 

SOLO—Dinas Perhubungan (Dishub) Solo akan memangkas waktu tunggu Bus Batik Solo Trans (BST) menjadi 10 menit. Selain itu, Dishub merencanakan sistem pembayaran cashless atau nontunai.
Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Solo Taufik Muhammad mengatakan saat ini terjadi penurunan jumlah penumpang BST setelah era transportasi online. Dia mengatakan terdapat penurunan 60 persen dibandingkan sebelum era transportasi online. Saat ini pihaknya fokus untuk meningkatkan pelayanan agar kepercayaan masyarakat untuk naik BST kembali.
“Terjadi penurunan penumpang setelah era transportasi online. Untuk itu kami akan melakukan strategi di sektor pelayanan,” ujar dia saat dihubungi Koran Solo, Kamis (7/2).
Pemangkasan waktu tersebut ditunjang dengan penambahan unit bus yang akan dijalankan di koridor 1. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi menunggu lama untuk naik BST.
“Kami mencoba meningkatkan pelayanan dengan memangkas waktu tunggu hingga maksimal 10 menit. Untuk koridor 1 ditetapkan jumlah unit bus minimal 15 unit. Waktu tersebut dapat tercapai. Kami pastikan waktu kedatangannya,” imbuh dia.
Taufik menambahkan strategi peningkatan pelayanan akan diterapkan di semua koridor BST. Pihaknya juga akan menerapkan sistem cashless agar tidak ketinggalan dengan transportasi online. Diharapkan peningkatan pelayanan tersebut mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk menaiki BST.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo Hari Prihatno akan melakukan beberapa perbaikan di halte BST. Selain itu, dia juga mempertimbangkan untuk alternatif pembayaran menggunakan metode yang lebih mudah untuk menaiki BST.
“Mungkin nanti bisa saja pembayaran BST menggunakan T-cash, OVO, atau sejenisnya karena lebih ringkas. Kami sedang memikirkan hal itu,” ujar dia, Rabu (6/2). (Candra Mantovani)