117 Karya Grafis Finalis JIMB 2018

Ratusan seni grafis berukuran lebar dan panjang sekitar 10 cm – 20 cm meter ditata rapi pada dinding ruang utama Bentara Budaya Solo. Saat Koran Solo berkunjung, Jumat (8/2), beberapa pelajar terlihat mengamati pameran finalis 3rd Jogja International Miniprint Bienalle (JIMB) 2018 tersebut.
Mayoritas karya dibuat dengan dasar hitam dan putih, namun tak sedikit yang membuat gambar berwarna. Mereka tak bisa lepas dari latar belakang budaya masing-masing.
Pegrafis Asia lebih banyak mengusung isu-isu sosial dan figuratif. Sementara seniman Eropa dan Amerika tertarik dengan objek abstrak.
Dalam kategori 3 Excellent Works, juri 3rd JIMB 2018 juga memilih garapan Silvana Martignoni asal Italia dan Giri Dwinanto dari Indonesia. Disusul peraih 3 Best Work yang dimenangi pegrafis asal Croatia, Estonia, dan Poland.
Giri yang menjadi satu-satunya peraih penghargaan dari Indonesia mempersembahkan karya berjudul Loving 3 dengan lebar 18 cm X 18 cm.
Direktur JIMB Syahrizal Pahlevi mengatakan ini merupakan pameran keliling pertama JIMB 2018 setelah event mereka selesai akhir tahun lalu. Ada 117 karya milik 65 seniman dari 29 negara. Di antaranya 50 seniman internasional serta 15 asal Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Bekasi, dan Bali. Pameran masih berlangsung hingga Rabu (14/2).
Mereka mengusung tema Messages from the Matrix yang merupakan kelanjutan dari bienal sebelumnya berjudul Homo Habilis. Peserta ditantang memvisualkan gagasan tersebut tanpa melupakan aspek teknis yang kuat. (JIBI/Ika Yuniati)