INFRASTRUKTUR DAERAH Lubang di Jalan Bahayakan Pengendara Motor

SOLO—Jl. Tulang Bawang Utara yang menghubungkan Kampung Bayan hingga Kampung Sukomulyo, Kelurahan Kadipiro, Banjarsari, Solo, rusak akibat hujan dan banyaknya kendaraan berat proyek jalur kereta bandara.
Pantauan Koran Solo, Jumat (8/2) pagi, badan Jl. Tulang Bawang Utara yang terbuat dari aspal ambles di beberapa bagian. Selain itu terdapat beberapa lubang yang membahayakan pengguna jalan. Lubang tersebut digenangi air hujan.
Bahkan terdapat lubang cukup besar di tengah badan jalan. Warga Kampung Sukomulyo, Ny. Riyanto, menuturkan kerusakan terjadi sejak ada aktivitas proyek kereta bandara dan hujan deras.
Dia berharap ada perbaikan agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman. “Harapan warga tentu saja kerusakan jalan diperbaiki. Perbaikannya seperti apa mangga saja dari pemerintah yang metuskan,” ujar dia.
Ny. Riyanto menjelaskan selama ini cukup banyak warga yang melintas di Jl. Tulang Bawang Utara. Artinya jalur tersebut merupakan jalur strategis yang banyak dimanfaatkan warga. Sudah selayaknya badan jalan itu segera diperbaiki pemerintah.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo mulai menambal sejumlah ruas jalan yang rusak dan berlubang. Salah satu ruas jalan yang ditambal yaitu Jl. Jaya Wijaya di Kampung Clolo, Kadipiro.
Penambalan lubang jalan dilakukan sejak Kamis (7/2). Sayangnya penambalan itu dilakukan dengan menutup lubang dengan aspal. Pengguna jalan pesimistis cara itu mampu mengatasi penyebab kerusakan jalan di Jl Jaya Wijaya.
“Hampir setiap pekan saya lewat Jl. Jaya Wijaya di ruas Clolo. Setahu saya jalan itu berlubang karena derasnya air dari arah timur. Aliran air itu menggerus aspal jalan sehingga berlubang dan lambat laun kian dalam,” ujar Puji, seorang pengguna jalan.
Dia mengusulkan badan Jl. Jaya Wijaya diperbaiki menyeluruh dengan cara dicor beton bertulang lantas dilapisi aspal. Dengan konstruksi seperti itu, ujar dia, jalan akan lebih tahan lama dan nyaman dilalui pengguna jalan. (Kurniawan/JIBI)