MUSIK PERSEMBAHAN Applause untuk Konser Salute

Musisi Erwin Gutawa sukses menggelar konser bertajuk Salute to 3 Female Songwriters yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu (9/2).
Konser ini merupakan persembahan Erwin kepada tiga komposer hebat yang semuanya perempuan, yakni Melly Goeslaw, Dewiq, dan Dee Lestari.
Ayah Gita Gutawa itu membuka pertunjukkan tepat pukul 19.56 WIB. Bersama tim orkestranya, Erwin mulai mengalunkan musik secara medley lagu-lagu miliki tiga komposer ternama tersebut.
Konser kali ini, Erwin Gutawa membagi dalam beberapa segmen. LIB3RO ditunjuk sebagai penampil pertama yang membawakan lagu tiga komposer tersebut secara medley.
Segmen berikutnya barulah persembahan spesial buat tembang-tembang hits ciptaan Dewiq. Di sini, Once membuka pertunjukkan dengan Aku Mau.
”Selamat malam. Selamat datang di konser Salute. Malam ini kami merayakan untuk ketiga perempuan hebat di industri musik. Lagu tadi salah satu karya Dewiq. Seseorang di balik lagu hits. Seorang hits maker. Sekarang simak kisahnya Dewiq The Hits Maker,” kata Once yang sambut tepukan tangan heboh penonton.
Setelah Once, giliran Armand Maulana yang suara powerfull-nya berhasil membawakan lagu Pelan Pelan Saja. Disusul Vidi Aldiano dengan Pernah Muda dan Jenuh, lalu ada Sandhy Sondoro dengan Cinta di Ujung Jalan.
Terakhir, segmen spesial Dewiq ditutup duet maut Armand Maulana dan Sandhy Sondoro menyanyikan Bete yang sukses membakar venue acara.
Masih dengan iringan musik Erwin Gutawa, Tulus ditunjuk sebagai pembuka segmen untuk Dee Lestari.
”Sebagai musikus dan penulis buku, karya ciptannya membuat kita terhanyut. Berikut tentang Dee Lestari, sang penulis yang puitis,” kata Tulus sebelum membawakan Malaikat Juga Tahu dan Perahu Kertas.
Di sesi ini, Reza Rahadian yang mengenakan pakaian serba putih membuat kejutan. Bintang Habibie Ainun itu tiba-tiba melakukan monolog perihal Dee Lestari sembari menyanyi lagu Selamat Ulang Tahun milik perempuan 43 tahun tersebut.
Aksi Reza Rahadian itu pun langsung mendapat standing applause dari Dee Lestari. Setelahnya, giliran Once yang kembali naik panggung. Kali ini, pentolan Dewa 19 ini menyanyikan lagu yang dipopulerkan Marcell Siahaan, Firasat.
Tidak cuma itu, kemunculan Rendy Pandugo berikutnya pun tak kalah menghipnotis penonton. Dengan memainkan gitar, dia tampil apik membawakan Satu Bintang di Langit Kelam.
Kemudian, sesi spesial Dee Lestari diakhiri oleh performa memukau dari Randy Pandugo dan Tulus. Keduanya berduet menyanyikan Dongeng Secangkir Kopi.
Memasuki segmen terakhir, Erwin Gutawa menyiapkan panggung spektakuler buat Melly Goeslaw. Dia memainkan lagu-lagu hits Melly Goeslaw dari tempo pelan hingga tinggi yang mengundang decakan kagum para penonton.
Di sini, Riri Riza dihadirkan untuk membuka sesi khusus Melly Goeslaw. Saat itu, sutradara Ada Apa Dengan Cinta itu melabeli istri Anto Hoed tersebut sebagai Queen of Soundtrack.
”Melly ini adalah salah satu sosok sukses yang bikin soundtrack Ada Apa Dengan Cinta. The queen of soundtrack mungkin itu sebutan yang tepat buat Melly,” tutur Riri Riza.
Tak lama dari itu muncullah Afgan menyanyikan soundtrack hits Melly Goeslaw secara medley. Di awali Ada Apa Dengan Cinta dan Cinta Sejati untuk Habibie Ainun.
Tidak cuma itu, Erwin Gutawa juga mengajak penonton bernostalgia dengan menyajikan tembang-tembang lama Melly Goeslaw seperti Jika, Tak Tahan Lagi, dan Bunda.
Terakhir, Harvey Malaihollo yang unjuk gigi menampilkan lagu Bagaikan Langit, Kusadari, dan 50 Tahun Lagi.
Selama 2,5 jam bergulir, Erwin Gutawa sukses besar menghelat konser yang ditunjukkan sebagai wujud apresiasi terhadap Melly Goeslaw, Dewiq dan Dee Lestari. Ribuan penonton pun memberikan standing applause.